Selasa, 23 Jun 2026 13:38 WIB

Wilayahnya Dikaitkan Cerita 'KKN di Desa Penari', Kades: Itu Fiksi

Petilasan Prabu Tawang Alun di Rowo Bayu, Dusun Sambungrejo Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi (foto: Irul Hamdani/jatimnow.com)
Petilasan Prabu Tawang Alun di Rowo Bayu, Dusun Sambungrejo Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi (foto: Irul Hamdani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Rowo Bayu dikaitkan dengan cerita #kkndidesapenari menjadi trending topik Twitter Indonesia, hingga pukul 16.32 Wib, Jumat (30/8/2019). Viralnya cerita itu membuat pemangku desa tempat Rowo Bayu berada, angkat bicara.

Rowo Bayu terletak kawasan KRPH Perhutani Banyuwangi Barat atau di Dusun Sambungrejo Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Kepala Desa Bayu Sugito kecewa saat mengetahui desanya dikait-kaitkan dengan cerita horor hingga viral di dunia maya.

"Saya sangat keberatan jika ada pihak-pihak yang menyebutkan desa kami seperti itu," tegas Sugito kepada jatimnow.com.

Baca juga:  Mengenal Rowo Bayu, Telaga yang Dikaitkan Cerita 'KKN di Desa Penari'

Dia menepis semua isi cerita "KKN di Desa Penari" terjadi di desanya. Sebab, pemerintah desa setempat hingga hari ini tidak pernah satupun menerima mahasiswa dari luar Banyuwangi untuk praktik KKN.

"Tahun 2009 itu kami tidak pernah ada mahasiswa yang KKN. Apalagi dari Surabaya," ungkapnya.

KKN mahasiswa di Desa Bayu, baru ada pada 2013 hingga sekarang. Itupun menurutnya, mahasiswa dari kampus yang ada di Banyuwangi.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Mahasiswa yang KKN hanya dari kampus di Banyuwangi, seperti Untag, Ibrahimi dan IAIDA," tambahnya.

Semenjak cerita KKN di Desa Penari viral, Sugito mengaku langsung melakukan penelusuran. Rekam data yang ada di kantor desa ia buka semua demi meluruskan cerita yang terlanjur berkembang tersebut.

"Para Kepala Desa Bayu yang Purna, Sekretaris, saya datangi untuk saya minta informasi. Khususnya data pada tahun 2009," bebernya.

Dia mengakui, di kawasan desanya ada wilayah bernama Pendarungan atau Darungan. Namun, wilayah itu bukan kawasan hutan. Melainkan sebuah perkebunan yang ada di Bayu Lor.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Tidak ada alas Pendarungan atau alas Darungan. Yang ada perkebunan Darungan masuk Bayu Lor. Di sana tidak ada kehidupan manusia yang tinggal menetap," jelasnya.

Dia berharap, semua pihak berhenti mengaitkan desanya dengan cerita yang tidak bertanggungjawab tersebut.

"Sekali lagi, cerita itu menurut saya fiksi," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.