Selasa, 16 Jun 2026 05:42 WIB

YT, Perampok Toko Emas Magetan dan Jaringan Teroris di Mata Tetangga

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 25 Agu 2019 13:14 WIB
Densus berjaga di depan Pasar Sumur Tiban tempat istri YT berjualan
Densus berjaga di depan Pasar Sumur Tiban tempat istri YT berjualan

jatimnow.com - YT (41), pelaku perampokan Toko Emas Dewi Sri, di Kelurahan Tebon, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, dikenal tertutup oleh tetangganya.

Bahkan YT cenderung tidak pernah bergaul dengan warga di sekitar tempat tinggalnya di Desa Sukolilo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.

Baca Juga: Otak Kasus Perampokan Ditangkap Satreskrim Polres Probolinggo Kota

Baca juga:  

Ketua RT 08 B/RW 003, Desa Sukolilo, Sumantri (55), mengatakan jika YT tidak pernah mengikuti kegiatan kampung di sekitar tempat tinggalnya.

"Nggak pernah datang kalau ada kegiatan warga. Diundang nggak pernah datang, kenduren nggak pernah datang. Tapi kalau diundang acara mantenan datang," katanya, Minggu(25/8/2019)

Sehari-harinya, YT atau yang dikenal dengan nama Yuyun tinggal bersama istrinya berinisial H dan kedua anaknya R dan N. Warga setempat termasuk dirinya tidak mengetahui apa pekerjaan pelaku.

"Kalau kerjanya apa saya tidak tahu. Cuma kalau pagi dia mengantar istrinya ke Pasar Kincang," ujarnya.

Ia mengaku kaget mendapat kabar jika tetangganya ditangkap oleh polisi karena merampok toko emas di Magetan.

Dia mengetahui YT ditangkap setelah melihat video penampakan yang banyak menyebar di berbagai media sosial (medsos).

Baca Juga: Komitmen Agus Black Hoe: Infrastruktur Berkualitas Dongkrak Ekonomi Magetan

"Ya kaget, tadi waktu lihat videonya. Mosok wong nganggo sorban saben dino kok malah maling (masa tiap hari pakai sorban kok mencuri)," katanya.

Sebelumnya, beberapa kali rumah YT ramai didatangi sejumlah orang. Namun, dirinya tidak mengetahui aktifitas apa yang dilakukan di rumah tersebut.

Senada dengan Sumantri, salah satu warga Jalan Diponegoro, RT 22 / RW 4 Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Henry Fahrudin (49), mengatakan, YT tidak pernah bergaul dengan para pedagang di Pasar Sumur Tiban atau yang dikenal Pasar Kincang.

"Orangnya cenderung tertutup. Hampir tiap hari ketemu, dia kan tiap pagi mengantar istrinya. Istrinya jualan di kios itu," katanya.

Beberapa bulan sebelumnya, dia sempat melihat lampu rumah milik keluarga Yunus di Pasar Kincang menyala pada malam hari.

Baca Juga: Mbok Yem, Pemilik Warung Tertinggi di Indonesia Tutup Usia

Padahal, biasanya rumah yang digeledah oleh Densus 88 Anti Teror setiap sore tidak berpenghuni.

"Sekitar tiga bulan terakhir ini, lampunya menyala. Tapi pintunya ditutup," pungkasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.