Minggu, 14 Jun 2026 20:46 WIB

KM Santika Nusantara Terbakar di Masalembu, 23 Penumpang Hilang

Beberapa dari penumpang KM Santika Nusantara yang selamat di daratan Pulau Masalembu, Sumenep, Madura
Beberapa dari penumpang KM Santika Nusantara yang selamat di daratan Pulau Masalembu, Sumenep, Madura

jatimnow.com - Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, TNI-Polri terus berupaya mencari 23 penumpang Kapal Motor (KM) Santika Nusantara, yang terbakar di Perairan Masalembu, Sumenep, Madura.

"Kami juga dibantu para nelayan di Masalembu, menyisir perairan di sekitar lokasi terbakarnya kapal," kata Kepala BPBD Sumenep, Abd Rahman Riadi, Jumat (23/8/2019).

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

KM Santika Nusantara dilaporkan terbakar di perairan Masalembu sekitar pukul 20.45 Wib, Kamis (22/8/2019), saat bertolak dari Surabaya. Kapal penumpang jenis roro itu mengangkut 84 kendaraan serta 162 orang yang terdiri atas 111 penumpang dan 51 anak buah kapal (ABK) menurut data yang dirilis Humas Polres Sumenep.

Baca juga:  

Dari 162 orang penumpang yang ada di kapal itu, 139 di antaranya selamat dan 23 lainnya belum ditemukan.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

"Penumpang yang hilang atau belum ditemukan ini yang kami cari, di samping mengevakuasi korban selamat ke daratan," ujar Rahman.

Sementara itu, dari 139 penumpang yang selamat, sebanyak 50 orang di antaranya telah dievakuasi ke daratan Pulau Masalembu dan 89 orang lainnya dievakuasi ke Surabaya.

Baca Juga: Nenek 76 Tahun di Sumenep Ditemukan Tewas di Dasar Sumur 25 Meter

"Evakuasi para korban selamat ini menggunakan dua kapal motor, yakni KM Spil Citra dan KM Dharma Ferry," tambahnya.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran di KM Santika Nusantara. Petugas masih fokus mengevakuasi dan mencari penumpang kapal yang hilang.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.