Rabu, 17 Jun 2026 02:47 WIB

Jaga Persaudaraan, 5 Mahasiswa Papua Diajak Nonton Grebek Suro

Mahasiswa Papua di Ponorogo akan diajak nonton Grebek Suro
Mahasiswa Papua di Ponorogo akan diajak nonton Grebek Suro

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo merangkul mahasiswa asal Papua yang menimba ilmu di Bumi Reog untuk menyaksikan pertunjukan Grebeg Suro yang digelar di alun-alun.

"Agar mahasiswa asal Papua merasa aman dan nyaman kuliah di Ponorogo. Ponorogo adalah bagian dari Indonesia bagian dari mereka juga," kata Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni, Rabu (21/8/2019).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Karena kita adalah Indonesia dan Indonesia adalah kita, Papua adalah Indonesia dan Indonesia adalah Papua," imbuhnya.

Ponorogo tidak merasa khawatir dengan kejadian aksi kerusuhan yang mencuat belakangan ini. Menurutnya, mahasiswa Papua yang kini berada di Ponorogo merasa aman dan nyaman menuntut ilmu di Bumi Reog.

"Ini adalah bentuk solidaritas dan kepedulian," ujarnya.

Pihak korps bhayangkara juga "merangkul" para mahasiswa Papua yang sedang menempuh pendidikan di Bumi Reog dengan cara nongkrong dan ngopi bareng.

"Ada 5 mahasiswa Papua yang tercatat di Ponorogo, mereka baik dan ramah," kata Kapolres Ponorogo, AKBP Radiant.

Baca Juga: ITS Gelar Bedah Film Pesta Babi di Tengah Polemik Nasional

Ia berharap kepada seluruh mahasiswa Papua yang belajar di Kabupaten Ponorogo untuk tidak terprovokasi dan tidak terpengaruh dengan kejadian kerusuhan serta lebih fokus dengan kegiatan belajarnya.

"Jangan ikut-ikutan aksi. Damai itu indah, apalagi kita satu bangsa, satu negara jangan memusuhi saudara sendiri," ujarnya.

Bahrudin Kasira salah satu mahasiswa asal Papua menyampaikan permohonan maaf atas kejadian kerusuhan karena kesalahpahaman dan adanya isu hoaks.

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

"Kami di Ponorogo akan menjaga tali silaturahmi dengan semua pihak," katanya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.