Jumat, 19 Jun 2026 07:30 WIB

Bencana Kekeringan, ACT Salurkan Satu Juta Liter Air Bersih ke Jatim

Bencana kekeringan di Jatim
Bencana kekeringan di Jatim

jatimnow.com - Pemerintah memprediksi bahwa kekeringan tahun ini lebih lama dari 2018 lalu. Berdasarkan data dari BMKG, musim kemarau akan terjadi pada Juli hingga Oktober mendatang. Bahkan, status kekeringan kali ini telah ditetapkan sebagai bencana darurat.

Musim kemarau membawa dampak kekeringan hampir di seluruh wilayah di Jawa Timur. Sekitar 25 kota/kabupaten di Jawa Timur terdampak kekeringan. Lebih parah lagi, dampak kekeringan ini menyebabkan ratusan hektar sawah di Jawa Timur terancam gagal panen.

Baca Juga: Puluhan Tandon Air Disiapkan BPBD Tulungagung Untuk Antisipasi Kekeringan

"Kekeringan jadi awal mula krisis pangan, ketiadaan air bersih layak konsumsi dan bahan makanan. Hal ini bisa mengakibatkan bencana selanjutnya, yaitu kelaparan. Apabila tidak ditangani, kondisi ini perlahan dapat berdampak pada kematian," kata Kepala Program ACT Jatim, Dipo Hadi dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (19/8/2019).

Dalam menghadapi bencana kekeringan ini, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jawa Timur telah menyalurkan bantuan air bersih di beberapa daerah seperti Pacitan, Bojonegoro, Pamekasan, Sampang dan Banyuwangi.

Baca Juga: Tiar Karbala Resmikan Sumur Air Bersih untuk Korban Banjir Aceh

Air bersih yang diberikan umumnya digunakan masyarakat untuk kebutuhan primer mereka, yakni minum dan memasak.

Selanjutnya, ACT Jatim terus berkomitmen untuk mendistribusikan air bersih ke seluruh penjuru Jatim seperti Pasuruan, Malang, Bangkalan, Jember, dan beberapa daerah lainnya. Satu juta liter air bersih akan disalurkan ke beberapa daerah kekeringan di Jawa Timur.

"Diperlukan sinergi antar pengampu kebijakan untuk mengatasi masalah kekeringan yang hampir setiap tahun ada. Semakin banyak kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam menangani bencana kekeringan ini, maka akan semakin cepat penyelesaiannya. Dan tentu saja dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana," ujarnya.

Baca Juga: Canggih, Alat Buatan Mahasiswa Untag Ini Bisa Uji Higienitas Air Galon

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.