Selasa, 16 Jun 2026 23:29 WIB

Ribut Soal Hutang, Ponakan di Nganjuk Bacok Paman Hingga Tewas

Polisi melakukan olah TKP di lokasi korban tewas dibacok
Polisi melakukan olah TKP di lokasi korban tewas dibacok

jatimnow.com - Warga Desa Musirlor, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk geger setelah Supar (48) nekat membacok pamannya sendiri, Damin (69) hingga tewas.

Kapolsek Rejoso, AKP Burhanudin membenarkan peristiwa pembacokan ini yang menyebabkan satu orang tewas.

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

"Tadi pagi kejadiannya," katanya saat dihubungi, Sabtu (17/8/2019).

Menurutnya, kenekatan pelaku untuk membacok pamannya sendiri karena masalah hutang piutang. Dari hasil penyelidikan polisi, diketahui jika pelaku mempunyai hutang kepada korban sebesar Rp 23 juta.

"Pelaku sendiri menjaminkan sertifikat tanahnya untuk hutang itu," ujarnya.

Saat mau mengembalikan hutangnya, pelaku ditagih korban sebesar Rp 200 juta hingga Rp 300 juta. Pelaku langsung tersulut emosi karena diminta membayar ratusan juta karena hutangnya hanya Rp 23 juta.

"Dari Rp 23 juta menjadi Rp 200 juta sampai Rp 300 juta kata pelaku untuk menambah bunga. Tapi penyelidikan kami belum korban rentenir atau tidak," katanya.

Diketahui jika korban ngotot ingin menguasai tanah milik pelaku. Pelaku yang emosi langsung mendatangi korban dengan membawa ganco dan parang.

"Pelaku kemudian cek-cok di rumah korban. Pelaku ingin sertifikatnya kembali dengan melunasi hutang Rp 23 juta. Tetapi korban ingin menguasai tanahnya," urainya.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Karena tidak ada titik temu, kata dia, pelaku melakukan pembacokan.

"Ada empat kali bacokan dilakukan pelaku kepada korban," terangnya.

Menurutnya, bacokan pertama tidak kena. Namun bacokan kedua dan ketiga mengenai leher. Dan bacokan keempat mengenai kaki kanan. Korban sendiri langsung tewas di lokasi.

Polisi yang datang ke lokasi mengamankan beberapa barang bukti diantaranya ganco, palu dan sandal jepit. Perangkat desa atau kamituwo kemudian membujuk pelaku untuk menyerahkan diri ke polisi.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Garingan ke Nganjuk, Bedah Filosofi Sambang Putu

"Pelaku sendiri mau menyerahkan diri," tukasnya.

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.