Rabu, 17 Jun 2026 12:32 WIB

Semarak HUT RI, Warga Tulungagung Buat Bunga Sakura dari Kresek Bekas

Ibu-ibu di Tulungagung buat Bunga Sakura dari kresek
Ibu-ibu di Tulungagung buat Bunga Sakura dari kresek

jatimnow.com - Manfaatkan limbah dari kresek plastik, warga RT 02/02 Desa Jarakan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung menciptakan kreasi Pohon Sakura.

Pohon berhias Bunga Sakura warna warni yang terbuat dari limbah kresek plastik akan dibagikan ke setiap rumah warga sebagai hiasan perayaan HUT ke 74 Republik Indonesia.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Ini semua merupakan inisiatif warga untuk memeriahkan perayan HUT ke 74 Republik Indonesia," ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat, Yuda Bayu Kusuma, Selasa (13/8/2019).

Rencananya, warga akan membuat 50 Pohon Sakura berbunga kresek plastik. Nantinya pohon tersebut akan dibagikan ke setiap rumah warga, sebagai hiasan di depan rumah.

Pohon ini akan terlihat lebih indah lagi, dengan tambahan lampu yang menyala malam hari.

"Nanti pohon ini akan ditaruh di teras rumah warga, dan bisa ditambah lampu sebagai hiasan," ujarnya.

Ide kreatif ini berawal saat warga melihat tumpukan limbah kresek plastik di bank sampah. Selama ini limbah tersebut cenderung banyak diabaikan oleh masyarakat.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Setelah melakukan percobaan, limbah tersebut ternyata bisa dibuat menjadi Bunga Sakura yang indah. Mereka kemudian mencoba memberdayakan ibu ibu sekitar, untuk bersama sama membuat bunga sakura tersebut.

Sedangkan untuk laki-laki bertugas mencari dahan pohon, dan memasang bunga dengan menggunakan kawat.

"Setelah jadi ternyata hasilnya cukup indah," jelasnya.

Pohon dengan Bunga Sakura palstik ini untuk sementara tidak diperjual belikan. Mereka hanya akan membagikan secara gratis ke setiap rumah.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Rencananya warga akan membuat pohon sakura dengan jumlah yang banyak, sehingga bisa menjadi tempat destinasi wisata alternatif.

"Ada rencana mengarah ke situ namun ini masih fokus untuk perayaan HUT saja," pungkasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.