Senin, 15 Jun 2026 23:13 WIB

Simpan Sabu di Meja Modifikasi, Residivis Pengedar Sabu Ditangkap

Fahrizal Mahri residivs pemgedar sabu ditangkap
Fahrizal Mahri residivs pemgedar sabu ditangkap

jatimnow.com - Unit III Satreskoba Polrestabes Surabaya meringkus seorang pengedar narkoba jenis sabu-sabu, Fahrizal Mahri (38) warga Jalan Tempel Sukorejo Gang I Surabaya.

Dari penangkapan ini, petugas menemukan barang bukti sabu seberat 49,14 gram yang disimpan di meja modifikasi yang berada di rumah kos tersangka di Jalan Pahlawan, Gresik.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Selain menyembunyikan barang haram itu di meja modifikasi untuk mengelabui petugas. Dari rumah kos itu juga petugas juga menyita seperangkat alat isap dan timbangan elektrik yang disembunyikan di sebuah dompet perempuan.

Kasatreskoba Polrestabes Surabaya, Kompol Memo Ardian mengungkapkan tersangka disergap saat melintas di depan gang rumah kos Jalan Pahlawan, Gresik.

Kos tersebut merupakan lokasi persembunyiannya setelah ia berhasil melarikan diri saat petugas mencoba menangkapnya pada beberapa bulan lalu.

"Tersangka ini cukup licin, beberapa waktu lalu sempat kami lakukan lidik, namun berhasil kabur. Setelah beberapa pekan terus kami pantau, ditambah mendapatkan informasi masyarakat, tersangka nekat kembali berjualan di kawasan Gresik sehingga kami langsung melakukan penindakan," katanya, Senin (12/8/2019).

Sebelum penangkapan kata Memo, beberapa tim disebar di sejumlah titik. Tersangka sendiri dihadang di depan gapura saat mengendarai motor keluar dari pagar kosnya.

"Semula tersangka melakukan perlawanan dan menolak untuk digeledah. Namun, setelah ditemukan beberapa pipet berisi sabu, kemudian melakukan pengembangan ke rumah kosnya," ujarnya.

"Disana, tersangka kembali melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri. Hanya saja, upaya tersangka digagalkan salah satu anggota yang berjaga di luar pagar kos," imbuh mantan Kasatreskrim Polresta Barelang itu.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

Wakasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKP Heru Dwi Purnomo menjelaskan modus meyembunyikan sabu di bawah meja itu untuk mengelabui petugas.

Pasalnya dari catatan kepolisian bahwa tersangka ini tercatat bergelut dengan dunia hitam mulai dari pemakai hingga pengedar dilakukannya sejak tahun 2016 lalu.

"Yang bersangkutan memang residivis kasus yang sama dan pernah ditahan di Polrestabes Surabaya pada tahun 2016. Kegiatan mengedarkan narkotika jenis sabu ini sudah beberapa kali dilakukan oleh tersangka dengan rata-rata pembelian dilakukan antara 10-80 gram. Terkait ada hubungannya dengan jaringan lapas, kami sedang melakukan pengembangan," katanya.

Fahrizal Mahri, mengaku ide membuat meja dengan lubang yang cukup digunakan untuk menyimpan dua kilo sabu diperoleh dari teman lamanya. Teman yang saat itu bertemu di satu pekerjaan yakni ekspedisi properti.

"Saya dikasih tahu teman saya. Kalau mau aman, buat lubang di meja seperti itu," lanjut Rizal menunjuk meja hasil modifikasi.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

Dalam mengedarkan sabu, ia memiliki beberapa pelanggan namun tidak mengenalnya hanya saat akan menjualnya berkomunikasi melalui media sosial maupun pesan singkat di ponselnya.

"Kami tidak mengenal satu sama lain. Kalau sms tidak pernah sebut nama. Hanya barang dan harga serta lokasi ranjau gitu saja," kata Rizal.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.