Sabtu, 20 Jun 2026 02:00 WIB

Pukul Kepala Anak Pakai Bor Listrik, Seorang Ayah di Jombang Diamankan

Pelaku ditangkap setelah memukul kepala anaknya dengan mesin bor listrik
Pelaku ditangkap setelah memukul kepala anaknya dengan mesin bor listrik

jatimnow.com - Rawit Setiawan (45), warga Dusun Ngampel RT 02 RW 03 Desa Sumber Agung, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang diamankan polisi setelah menganiaya anak kandungnya yang bernama Dana Robiullana Putra (18).

Kapolsek Perak, AKP Untung Sugiarto mengatakan kejadian kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terjadi pada Minggu (11/8). Seorang ayah tega memukul kepala anaknya di bagian belakang menggunakan mesin bor listrik hingga korban tergeletak di kamar.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Kejadian pemukulan sekitar pukul 07.00 Wib dirumah. Saat pelaku pulang kerumah, ia berteriak teriak dan marah marah sambil memanggil istrinya Rahayuningtyas. Karena takut, istrinya sembunyi," katanya, Senin (12/8/2019).

Karena terus berteriak, istrinya kemudian keluar dan mengajak bicara kepada pelaku. Korban yang sedang tidur di dalam kamar kemudian terbangun mendengar keributan keluarganya.

"Sambil duduk diatas kasur, korban langsung bicara kepada bapaknya (pelaku). Namun korban langsung dimarahi oleh pelaku karena berani dengan orang tua," ujarnya.

"Setelah itu pelaku langsung mengambil mesin bor listrik yang kemudian langsung dipukulkan ke arah belakang korban hingga tergeletak di kasur sambil memegangi kepalanya," tambahnya.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Mengetahui kejadian tersebut, ibu korban kemudian berusaha membantu korban, namun oleh pelaku tidak diperbolehkan. Ibu korban langsung lari keluar rumah minta tolong kepada tetangga.

Korban yang kesakitan kemudian dibawa ke Puskesmas Perak. Akibat luka yang parah, korban kemudian dirujuk ke RSUD Jombang.

"Pelaku sudah kami amankan beserta barang bukti satu mesin bor listrik. Kami jerat dengan Pasal 44 ayat 1 UU RI nomor 23 tahun 2004," pungkasnya.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.