Senin, 15 Jun 2026 14:31 WIB

Rusak Rumah Warga di Mojokerto, Seekor Kera Liar Ditembak Mati

Kera liar yang rusak rumah warga ditembak
Kera liar yang rusak rumah warga ditembak

jatimnow.com - Seekor monyet (kera) liar jenis ekor panjang merusak rumah warga di Lingkungan Sekarputih, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Ketua RT 01, Aziz mengatakan monyet itu datang lalu langsung masuk ke rumah warga dan merusak rumah milik Suyono dan Tolip dari arah timur.

Baca Juga: Kisah Bu Diyem, 55 Tahun Mendorong Gerobak Jamu hingga Baitullah

"Datangnya sekitar jam 09.0 Wib dari arah timur sana lalu masuk dan menyerang 1 rumah warga," katanya, Jumat (9/8/2019).

Rumah milik Suyono sendiri mengalami kerusakan di bagian plafon. Dalam rumah menjadi berantakan akibat ulah monyet liar yang diduga kelaparan dan masuk ke wilayah padat penduduk.

"Saya rasa ini monyet liar tidak ada yang punya. Baru pertama kali ini monyet masuk ke area rumah padat penduduk," ujar pria berkacamata ini.

Warga yang merasa resah akhirnya melapor ke Koramil Magersari.

Babinsa Kelurahan Kedundung, Sertu Yosef Mulyono mengatakan setelah mendapat laporan dari masyarakat pihaknya datang ke lokasi.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Minta Wali Kota Mojokerto Siapkan Sekolah Rakyat

"Dapat laporan lalu cek lokasi. Monyet liar ini masuk ke rumah pak Suyono lalu melompat ke rumah pak Tolip lalu mengacak plafon dan galak," katanya.

Warga, Babinsa serta tiga pilar lalu melakukan strategi untuk menangkap monyet liar itu dengan memberi pisang, namun monyet itu tidak merespon malah semakin brutal dengan merusak plafon.

"Saya bawa tongkat dan peluit, ternyata dia gaduh. Diduga monyet ini liar karena kalau peliharaan kalau dikasih pisang pasti datang. Tidak ada tanda-tanda kalung dan sempat melawan warga dan naik ke atas dan merusak plafon," ujarnya.

Karena kondisi emergency dan takut menyerang warga, monyet liar itu terpaksa dilumpuhkan dengan menggunakan senapan angin.

Baca Juga: Kera Liar Teror Warga Jember, 3 Orang Alami Luka

"Prosedurnya kan harus ke peternakan dan atau pakai bius, karena emergency takutnya menyerang warga, kami harus melumpuhkan monyet dengan senapan angin dengan dua sniper," pungkasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.