Selasa, 28 Jul 2026 07:56 WIB

Kera Liar Teror Warga Jember, 3 Orang Alami Luka

  • Penulis : Sugianto
  • | Sabtu, 07 Des 2024 16:19 WIB
BKSDA Jember bersama Polsek Sukowono menyita 2 ekor kera peliharaan warga yang diduga menjadi pemicu kedatangan kera liar. (Foto: Bambang for jatimnow.com)
BKSDA Jember bersama Polsek Sukowono menyita 2 ekor kera peliharaan warga yang diduga menjadi pemicu kedatangan kera liar. (Foto: Bambang for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kera liar meneror warga Desa Mojogemi, Kecamatan Sukowono Jember. 3 Orang mengalami luka-luka akibat serangan kera tersebut.

Diperkirakan, kera liar itu datang dari pegunungan. Kera ini menyerang begitu saja saat warga berada di sekitar sungai.

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

Salamah (50) warga setempat yang mendapat serangan dari kera liar tersebut, mengatakan diri mendapat gigitan dari kera tersebut. .

"Saya sedang mencuci pakaian di sungai. Tiba-tiba ada kera yang menyerang dan menggigit saya. Rasanya sangat sakit," katanya, Sabtu (7/12/2024).

Masih beruntung dia, saat diserang kera liar, langsung kabur meminta pertolongan warga sekitar. Salamah kemudian pergi ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

Informasi didapat, kera liar tersebut diduga sedang dalam kondisi birahi, yang membuatnya menjadi agresif. Sehingga kera itu tidak melihat siapapun yang menjadi korbannya.

"Kami menduga kera ini datang dari hutan sekitar yang sedang mencari pasangan," ucapnya.

Baca Juga: Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

Tidak hanya menyerang Salamah, kera liar ini juga melukai dua orang lainnya.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jember bersama dengan Polsek Sukowono langsung melakukan tindakan, dengan menyita dua ekor kera peliharaan warga yang diduga menjadi pemicu kedatangan kera liar.

Kapolsek Sukowono AKP Solekhan Arief mengatakan, kedua kera tersebut kemudian dilepasliarkan kembali ke habitatnya.

Baca Juga: Ratusan Warga Ajung Jember Terjangkit Penyakit Kronis, Banyak yang Takut Berobat

"BKSDA dan pihak kepolisian mengimbau agar warga sementara waktu menghindari aktivitas di sekitar sungai, guna menghindari serangan kera liar lebih lanjut," ujarnya.

Saat ini, pihak kepolisian dibantu Koramil setempat melakukan upaya pencegahan dan pemantauan untuk menangkap adanya kera yang menyerang warga.

Petugas juga mengingatkan warga, agar lebih berhati-hati dan segera melapor jika melihat kera liar di sekitar lingkungan mereka.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.