Selasa, 16 Jun 2026 19:36 WIB

Mantan Wartawan Ngaku Pegawai MA, Tipu Calon Akpol Rp 600 Juta

Pelaku yang ditangkap Unit Resmob Polrestabes Surabaya
Pelaku yang ditangkap Unit Resmob Polrestabes Surabaya

jatimnow.com - Polrestabes Surabaya membongkar praktik penipuan yang berkedok menawarkan jasa bisa memasukkan seseorang menjadi anggota polisi.

Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya mengamankan salah seorang yang mengaku menjadi anggota Badan Investigasi Mahkamah Agung (MA), perwakilan wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, Madura, dan Bali.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

Tersangka adalah Agus Paidi (61), warga Jalan Dupak Bangunrejo gang 6 Surabaya yang juga merupakan mantan wartawan mingguan di Jawa Tengah.

Pelaku berhasil memperdayai Saiful Rohman warga Jalan Keputih Tegal yang ingin menjadi polisi dan meraup ratusan juta rupiah. Pelaku diamankan pada Sabtu (3/8) di Sidoarjo, setelah orang tua korban melapor ke Polisi Polrestabes Surabaya.

"Modus yang dilakukan pelaku meyakinkan calon korban bisa memasukkan menjadi anggota polisi dengan mengaku sebagai pegawai yang bertugas di Badan Investigasi Mahkamah Agung (MA)," kata Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, Iptu Bima Sakti, Senin (5/8/2019).

Untuk meyakinkan korban, pelaku yang mengenakan pin MA tersebut juga melengkapi seluruh dokumen yang diketahui palsu.

"Pelaku mengatakan bahwa dirinya bisa memasukkan anak korban yang bernama Saiful Rohman menjadi Akpol. Agar lebih yakin tersangka mengajak korban untuk latihan renang dan olahraga lari," ujarnya.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

Korban yang yakin dengan tersangka kemudian menyerahkan uang Rp 600 juta secara bertahap sesuai dengan permintaan.

"Padahal sebenarnya pelaku tidak mempunyai pekerjaan tetap alias pengangguran," tukasnya.

Agus Paidi mengaku jika praktik penipuan tersebut dilakukan seorang diri.

"Belajar dari pengalaman dan dapat data dari online. Tahu chanel karena pernah jadi wartawan mingguan di Jateng," katanya.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.