Jumat, 19 Jun 2026 01:20 WIB

Salah Satu Korban Meninggal di Surabaya Marathon Mantan Atlet Judo

Oentung P salah satu peserta Surabaya Marathon 2019 yang meninggal
Oentung P salah satu peserta Surabaya Marathon 2019 yang meninggal

jatimnow.com - Oentung P Setiono (55), salah satu peserta Surabaya Marathon 2019 yang meninggal merupakan salah satu atlet Judo yang pernah menjadi juara Sea Games dan meraih medali emas tahun 90 an.

Pernyataan tersebut disampaikan Gede Lata (73), salah satu rekan korban saat ditemui di RSU dr Soetomo, Minggu (4/8/2019).

Baca Juga: Vidi Aldiano Meninggal, Erick Thohir: Terima Kasih Atas Karya, Suara, dan Kenangan

Baca juga: 

Gede mengatakan bahwa almarhum Oentung merupakan muridnya yang pernah belajar Judo di Jepang selama tiga bulan.

"Dia itu adalah murid saya beladiri Judo. Kami pernah latihan di Jepang selama tiga bulan tahun 90 Februari Maret April, kami latihan berenam. Dulu pernah menjuarai SEA Games mendapat medali emas tahun 1989 atau tahun 91 saya lupa," katanya.

Sosok Oentung di mata sahabatnya merupakan orang yang memiliki semangat tinggi. Meski sudah separuh baya ia memiliki tekad untuk ikut menjadi pelari.

"Dia tuh meskipun sudah menginjak 55 tahun tapi dia tetap semangat untuk ikut lari marathon. Orangnya kan memang senang sama olahraga dan orangnya punya karakter sangat periang," ujarnya.

Senada dengan Gede Lata, Heri yang juga rekan korban mengatakan jika sosok Oentong merupakan orang yang hebat dan pandai dalam seni bela diri Judo.

"Itu dia pelatih nasional dan jadi pemain juga. Juara Sea Games Ada beberapa kali dia pernah menang. Dia hebat dia pinter, dia juara di kelasnya dalam Judo," kata dia.

Dirinya yang juga peserta Surabaya Marathon 2019 ini mengaku masih tidaak percaya dengan kejadian yang menimpa sahabatnya itu.

Baca Juga: Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia

"Saya gak nyangka kok, dan masih belum nyangka ini, semalam kan tidurnya bareng sama saya sekamar. Tadi pagi masih foto-foto pakai kameranya dia," ujarnya.

"Di KM 3 masih sama saya, Ia gak ngomong capek. Cuma ngeluhnya ngantuk, semalam. 'Saya ngantuk' cuma itu saja yang dia bilang, terus tidur dia ngorok," lanjutnya.

Mendengar sahabatnya meninggal teman-temannya yang ada di Solo langsung mendatanginya untuk menjemputnya dan mengantarkan ke kediaman untuk segera dimakamkan.

"Mendengar kabar kalau dia meninggal teman-teman dari Solo berangkat langsung ke Surabaya dan cukup cepat hanya 3 jam sampai. Rencana nanti akan dimakamkan di Solo," tutupnya.

Dua peserta Surabaya Marathon 2019 yang meninggal ini mengikuti kategori lari 10 kilometer. Mereka adalah Komisaris Malang Post, Chusnun N Djuraid (60), dengan nomor peserta 5721.

Baca Juga: Bocah 7 Tahun yang Hanyut di Selokan Driyorejo Ditemukan Meninggal

Dan peserta kedua bernama Oentung P Setiono (55) yang berasal dari Jakarta dengan nomor peserta 5755. Chusnun sendiri terjatuh di Jalan Pemuda (depan Bank BTPN). Sementara Oentung terjatuh di Jalan Basuki Rahmat (depan Dhiandra).

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.