Jumat, 12 Jun 2026 01:17 WIB

Makanan Rawon Diduga Jadi Penyebab 30 Warga di Blitar Keracunan

  • Penulis : CF Glorian
  • | Sabtu, 03 Agu 2019 16:09 WIB
Suasana rumah duka salah satu warga di Kota Blitar yang meninggal diduga keracunan makanan rawon
Suasana rumah duka salah satu warga di Kota Blitar yang meninggal diduga keracunan makanan rawon

jatimnow.com - Dinas Kesehatan Kota Blitar mencatat ada 30 warga di RW 01 Kelurahan/Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar yang menderita gejala keracunan. Para warga tersebut diduga keracunan setelah mengonsumsi makanan rawon hajatan.

Dari jumlah itu, dua di antaranya anak-anak, enam orang dirawat di RSUD Mardi Waluyo. Bahkan satu orang dinyataka meninggal dunia yaitu Sudarsono (64).

Baca Juga: Eks Terpidana Kasus Korupsi, Samanhudi Anwar Terpilih Ketua KONI Kota Blitar

Informasi yang dihimpun jatimnow.com di lokasi, keracunan massal itu berawal ketika warga menghadiri tahlilan di rumah Anik, pada Kamis (1/8/2019) malam. Setelah tahlinan, warga mengonsumsi hidangan makanan berupa nasi rawon.

Setelah pulang, warga juga membawa bingkisan atau yang biasa disebut berkat. Warga yang hadir di tahlilan itu sekitar 50 orang. Sang pemilik rumah juga tidak menyangka jika acara tahlilan itu berakhir seperti itu.

"Saya niatnya bagus, mengirim doa untuk suami saya. Saya undang masyarakat. Tapi malah seperti ini saya jadi sungkan. Saya ndak niat apa-apa mas," kata Anik sambil menangis saat dimintai keterangan oleh polisi, Sabtu (3/8/2019).

Baca juga:  30 Warga Blitar Diduga Keracunan Makanan Hajatan, 1 Orang Meninggal

Baca Juga: Mahasiswa UNU Blitar Gelar Aksi, Minta Dosen Pelaku Kekerasan Seksual Dipecat

Sementara itu, istri Darsono, Nuris Fatmawati mengaku, suaminya mulai mengeluh sakit perut sehari setelah tahlilan tersebut.

"Tadi pagi (Sabtu dinihari), sekitar jam tiga pagi mengeluh sakit perut. Kemudian jam lima pagi minum obat. Siangnya meninggal," jelas Nuris.

Hingga kini, enam warga masih menjalani perawatan intensif di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Sementara, baik polisi maupun Dinas Kesehatan Kota Blitar masih melakukan pemeriksaan untuk mengatahui penyebab pasti keracunan massal tersebut.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

Kapolsek Kepanjen Kidul Kompol Agus Fauzi menambahkan, pihaknya belum bisa mengambil kesimpulan penyebab pasti kematian Darsono. Informasi yang diterimanya, Darsono juga memiliki riwayat maag akut.

"Makanya kita tunggu hasil pemeriksaan terlebih dulu. Penyebab kematian bisa kita ketahui setelah proses visum. Makanya kami mohon waktu. Kami sedang proses penyelidikan," ungkapnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.