Rabu, 17 Jun 2026 13:48 WIB

Jambret Spesialis Emak-emak di Mojokerto Jebolan Penjara Tahun 2018

Angga, jambret yang ditembak Polres Mojokerto Kota ternyata baru keluar penjara tahun 2018 lalu
Angga, jambret yang ditembak Polres Mojokerto Kota ternyata baru keluar penjara tahun 2018 lalu

jatimnow.com - Angga Sukma Lesmana (27), jambret spesialis emak-emak yang ditembak Satreskrim Polres Mojokerto Kota ternyata seorang residivis. Angga tercatat pernah mendekam di penjara dalam kasus yang sama dan baru keluar tahun 2018 lalu.

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono mengatakan, pelaku yang merupakan warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto itu terpaksa ditembak kedua kakinya lantaran membayakan anggota.

Baca Juga: Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

"Kami harus melumpuhkan pelaku dengan timah panas karena melawan dan membahayakan petugas saat ditangkap," kata Sigit, Senin (29/7/2019).

Baca juga:  Buron 1 Bulan, Jambret Spesialis Emak-emak di Mojokerto Ditembak

Sigit menambahkan, target pelaku sebagian besar yaitu emak-emak yang cukup berumur. Dalam aksinya, Angga tidak segan-segan melakukan kekerasan jika korban melawan.

"Sasaran pelaku adalah perempuan yang sudah berumur, karena lebih mudah dilumpuhkan. Modusnya, pelaku mengambil secara paksa barang-barang korban," tambah mantan Kapolres Situbondo ini.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Masih kata Sigit, pelaku awalnya membuntuti korban dan beraksi ketika kondisi jalan sudah sepi. Dari pengakuannnya, pelaku sudah beraksi 4 kali di wilayah Mojokerto dan Jombang.

"Terakhir, pelaku beraksi di Jalan Jawa. Korban dibuntuti dari pom bensin Bhayangkara, ketika itu korban berboncengan dengan anaknya yang masih pelajar. Sampai di tkp, pelaku langsung merampas tas milik korban," pungkas Sigit.

Sementara, Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota AKP Ade Warokka menyebut, timnya memburu pelaku Angga setelah mendapat laporan perampasan tas milik Sri Ratri Handayani (49), warga Villa Adonia Blok A/20, Desa/Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Akibat kejahatan pelaku, korban terjatuh dari motornya dan mengalami luka-luka serta kehilangan tas yang berisi uang tunai Rp 850.000, dua handphone, STNK serta KTP.

"Kami menangkap pelaku di daerah Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang," sambung Ade Warokka.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.