Senin, 22 Jun 2026 10:43 WIB

Mengenal Candi Mirigambar dengan Relief Cerita Panji di Tulungagung

Candi Minigambar, terletak di Desa Mirigambar, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung
Candi Minigambar, terletak di Desa Mirigambar, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung

jatimnow.com - Dari beberapa candi yang ada di Tulungagung, Candi Mirigambar menjadi candi dengan keunikan tersendiri. Candi ini terletak di Desa Mirigambar, Kecamatan Sumbergempol.

Candi Mirigambar memiliki relief unik berbeda dengan candi pada umumnya. Jika candi lain bercerita tentang kisah pewayangan seperti Ramayana atau Mahabarata, relief di Candi Mirigambar, menceritakan kisah panji.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Juru Pelihara Candi Mirigambar Suyoto menuturkan, kisah Panji merupakan cerita tentang tokoh Ksatria Jawa. Dalam kisahnya, sosok Panji yang berasal dari Kerajaan Jenggala dan putri Sekartaji atau Dewi Candrakirana dari Kerajaan Kadiri, menjadi lakon utamanya.

"Relief yang ada di Candi Mirigambar ini menceritakan lakon Panji Wasengsari," tutur Suyoto, Minggu (28/7/2019).

Suyoto, Juru Pelihara Candi Mirigambar menunjukkan relief yang ada pada candi tersebutSuyoto, Juru Pelihara Candi Mirigambar menunjukkan relief yang ada pada candi tersebut

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Terdapat 10 panel relief di candi ini. Namun hanya tinggal 4 relief saja yang masih bisa dilihat secara utuh. Enam lainnya hilang karena dicuri dan rusak.

Lakon Panji Wasengsari menceritakan perjuangan Pangeran Panji dalam memperebutkan Dewi Sekartaji dari kerajaan lain.

"Yang membikin berbeda, tokoh Panji dalam relief digambarkan mengenakan sebuah topi tekes, ini tidak ditemukan di relief candi lain," jelasnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Terdapat tiga angka tahun yang ditemukan di candi ini, yaitu 1200 M, 1342 M dan 1388 M. Keberadaan angka tahun ini biasanya terkait pembangunan candi tersebut. Berdasarkan data, candi ini disebut dibangun pada masa tiga kerajaan, yaitu Kadiri, Singosari dan Majapahit.

Adanya ornamen awan pada candi, menandakan bahwa bangunan ini merupakan tempat pemujaan pada masa lampau.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.