Senin, 15 Jun 2026 06:05 WIB

Tandatangani Kesepakatan, Banyuwangi Komitmen Perangi Stunting

Penandatanganan penanganan stunting di Banyuwangi
Penandatanganan penanganan stunting di Banyuwangi

jatimnow.com – Tenaga kesehatan dan kader PKK di Banyuwangi menyatakan komitmen untuk memerangi stunting dengan menandatangani piagam kesepakatan penanganan, Kamis (25/7/2019).

Bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Ketua TP PKK Banyuwangi, penandatanganan itu melibatkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), kepala puskesmas se-Banyuwangi, dan para camat.

Baca Juga: AceKid Masuk Indonesia, Usung Susu Formula dari Susu Segar

Bupati Anas menyebutkan penanganan stunting menjadi program yang penting bagi Pemkab Banyuwangi.

"Penanganan stunting penting bagi kami, dan ini sesuai dengan arahan Presiden Jokowi. Penanganannya yang masuk dalam program kesehatan ibu dan anak menjdi salah satu prioritas pembangunan yang masuk dalam target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Sebab ini menyangkut investasi masa depan negara ini," katanya.

Stunting adalah kondisi dimana tinggi badan seseorang jauh lebih pendek dibandingkan tinggi badan seusianya. Penyebabnya adalah kekurangan gizi kronis sejak dalam kandungan hingga anak lahir, dan ini terlihat ketika anak memasuki usia 2 tahun.

Anas berharap, penanganan stunting ini dilakukan kolaborasi banyak pihak. Mulai dari kecamatan, puskesmas, desa, bidang, hingga tokoh masyarakat turut dilibatkan.

"Kalau kita berkolaborasi, tentu penanganannya akan menjadi mudah. Oleh karena itu saya harapkan camat, kades, kepala sekolah, dan PKK juga dilibatkan. Sebab kesehatan ibu dan anak memang menjadi prioritas. Semoga target ke depan tercapai," ujarnya.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr Juwana mengatakan pihaknya mengambil langkah lebih dahulu untuk mendorong percepatan penanganan stunting. Meskipun, Banyuwangi bukan lokus stunting di Jawa Timur, yang standardnya telah ditetapkan adalah 28 persen.

Baca Juga: Cargill Perkuat Gizi dan Ekonomi Warga di Jawa Timur

"Walaupun begitu, kita tetap harus waspada. Sebab di 2030 kita akan mendapatkan puncak bonus demografi, dimana jumlah penduduk usia produktif lebih banyak dibanding usia non produktif. Harapannya anak-anak yang berusia produktif pada saat itu adalah anak-anak yang sehat," katanya.

Ia menyebutkan, kasus stunting biasanya ditemukan di daerah dataran tinggi. Di kawasan tersebut, biasanya konsumsi yodium, air yang tidak sehat, banyaknya zat-zat yang menghambat penyerapan gizi (blocking agent), dan konsumsi ikan laut tergolong rendah. Di mana kekurangan zat-zat tersebut mengakibatkan stunting.

"Karena itu kita banyak fokus ke kawasan dataran tinggi. Salah satunya dengan menggerakkan tukang sayur (wlijo) di daerah tersebut. Wlijo ini akan membantu distribusi ikan laut atau garam beryodium yang cukup bagi penduduk di kawasan yang rawan stunting," terangnya.

Juwana lalu menjelaskan sejumlah upaya pencegahan yang dilakukan Dinas Kesehatan terkait stunting. Yakni, memastikan asupan nutrisi pada ibu hamil, saat bayi lahir dan disusui dan pemberian makanan tambahan hingga 1.000 hari pertama kehidupan bayi.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Untuk program ini kami telah mengajak kader PKK, posyandu untuk rajin memantau perkembangan gizi dan nutrisi ibu hamil dan balita di daerahnya masing-masing. Bila ada kecenderungan stunting, segera laporkan ke puskesmas atau pihak kecamatan dan desa setempat untuk segera diatasi bersama," pungkasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.