Rabu, 17 Jun 2026 07:39 WIB

Ini Doa Umat Hindu Tulungagung untuk Indonesia saat Hari Raya Galungan

Upacara Galungan di Tulungagung
Upacara Galungan di Tulungagung

jatimnow.com - Umat Hindu di Tulungagung melangsungkan upacara perayaan Hari Raya Galungan di Pura Jagat Tulung Urip, Desa Wajak Kidul, Kecamatan Boyolangu, Rabu (24/7/2019).

Umat Hindu dengan khusyuk mengikuti prosesi pelaksanaan upacara yang digelar setiap 7 bulan sekali ini.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Jawa Timur, Nyoman Anom Mediana mengatakan peringatan Galungan ini merupakan penyambutan Sang Hyang Widi yang turun ke bumi.

Selanjutnya sepuluh hari kedepan umat akan menggelar upacara Kuningan yang bermakna mengantarkan Sang Hyang Widi kembali ke nirwana.

"Jadi upacara Galungan dan Kuningan merupakan satu paket dan digelar setiap 7 bulan sekali dalam kalender masehi," ujarnya.

Ia meneruskan, upacara Galungan dimaksudkan sebagai perayaan kemenangan kebaikan melawan kejahatan. Menurut Nyoman, saat ini musuh terbesar umat terdapat pada diri mereka sendiri.

Setidaknya terdapat 6 sifat yang ada pada diri umat yang harus dilawan. Diantaranya keinginan yang tidak terkendali, kemarahan, mabuk duniawi, dan iri hati.

"Semua itu harus dikendalikan jangan sampai umat kalah dalam melawan musuh tersebut," jelasnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Setelah menggelar upacara Galungan, umat dijadwalkan akan menggelar upacara Kuningan 10 hari kedepan.

Melalui perayaan Galungan ini, Nyoman mengajak kepada seluruh umat Hindu untuk senantiasa mengamalkan ajaran Sang Hyang Widi dan mendoakan agar kondisi bangsa Indonesia tetap terjaga kondusif.

"Untuk Indonesia kami selalu berharap semakin baik di tiap tahunnya," pungkasnya.

 

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.