Jumat, 19 Jun 2026 21:54 WIB

Wanita yang Mayatnya Ditemukan di Ponorogo Dipastikan Hamil 6 Bulan

Petugas mengevakuasi mayat wanita yang ditemukan di Ponorogo, Selasa (23/7/2019)
Petugas mengevakuasi mayat wanita yang ditemukan di Ponorogo, Selasa (23/7/2019)

jatimnow.com - Wanita yang mayatnya ditemukan di tepi jurang bawah Jembatan Sungai Galok, Desa/Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, masih belum terungkap identitasnya. Namun polisi memastikan bahwa korban dalam kondisi hamil 6 bulan.

"Tadi malam langsung kami lakukan identifikasi lanjutan bersama Tim Forensik dari Polda Jatim. Hasilnya, korban hamil dengan usia 6 bulan," jelas Kapolres Ponorogo, AKBP Radiant, Rabu (24/7/2019).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dari hasil visum dan autopsi, lanjut Radiant, ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban. Luka itu antara laian memar pada wajah, luka di sekitar mulut hingga ke tenggorokan serta bagian punggung mengelupas.

"Korban diduga kekurangan oksigen sehingga meninggal dunia," terangnya.

Namun, Radiant mengakui bila hingga saat ini belum berhasil mengungkap identitas korban. Selain tidak ditemukan identitas apapun pada korban, diduga identitas korban belum terekam e-KTP sehingga alat mambis yang dimiliki Tim Forensik tidak berhasil membaca.

Baca juga:  

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

"Bukti petunjuk hanya ada sandal laki-laki dan perempuan. Jilbab berwarna coklat serta jam tangan korban. Selebihnya belum kami temukan," papar Alumnus AKPOL tahun 1998 ini.

Radiant menyebut, pihaknya juga melakukan kerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk menelusuri identitas korban. Selain itu, ciri-ciri korban juga disebar ke polres lain dan polsek di jajaran Polres Ponorogo.

"Bila ada yang kehilangan keluarga dengan kondisi hamil 6 bulan, silahkan melapor ke kepolisian terdekat atau langsung ke Polres Ponorogo," pinta Radiant.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Mayat wanita itu ditemukan seorang pencari rumput sekitar pukul 12.00 Wib, Selasa (23/7/2019). Korban diduga menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 08.00 Wib, sebelum akhirnya mayatnya ditemukan.

Dari luka yang ada di tubuh korban, polisi menduga bahwa korban diduga menjadi korban pembunuhan. Namun untuk membuktikan, polisi masih fokus untuk mengungkap identitas korban.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.