Sabtu, 20 Jun 2026 18:42 WIB

Suami di Surabaya ini Ajak Istrinya yang Hamil 2 Bulan Jadi Kurir Sabu

Pasutri kurir sabu ditangkap
Pasutri kurir sabu ditangkap

jatimnow.com - Jadi kurir narkoba jenis sabu-sabu, sepasang suami istri SA (28) dan AM (24) warga Jalan Pandegiling ditangkap Timsus Satreskoba Polrestabes Surabaya.

Mereka disergap polisi sehabis mengambil ranjau di kawasan Jalan HR Muhammad, Surabaya, Rabu (17/7) lalu. Dari tangan mereka, petugas menyita barang bukti sabu seberat 98,23 gram.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Dari pengungkapan diketahui jika SA juga mengajak istrinya yang tengah hamil 2 bulan untuk nyabu bareng. Hal tersebut diketahui setelah hasil tes urine keduanya positif. 

Kompol Yusuf Wahyu, Waka Reskoba Polrestabes Surabaya mengatakan pihaknya menangkap suami istri ini setelah mendapat info adanya pengiriman sabu.

"Saat dilakukan penggeledahan petugas menemukan 1 bungkus narkotika jenis sabu seberat 98,23 gram beserta bungkusnya di jok motor yang mereka kendarai," katanya, Selasa (23/7/2019).

Diketahui kedua pasangan ini mempunyai bos yang berinisial IW. Keduanya menunggu perintah untuk dijual ke dalam paket-paket kecil. Apabila sabu tersebut terjual, SA akan mendapatkan imbalan uang Rp 2 juta.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

"Diduga barang haram tersebut berasal dari bandar Soko Banah Madura dan kini masih dilakukan pengembangan lebih lanjut," ujarnya.

Pasangan suami istri ini dalam pengakuannya kepada polisi mengaku dijanjikan upah sebesar Rp 2 juta oleh seseorang bandar dari Madura berinisial IW.

"Baru sekali ini, itupun terpaksa karena desakan ekonomi. Nantinya uang upah untuk kebutuhan anak pertama dan biaya lahiran anak kedua," katanya.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.