Senin, 15 Jun 2026 01:13 WIB

Pataka Destana Tsunami Diserahkan ke Bakorwil I Madiun

Penyerahan Pataka Destana Tsunami
Penyerahan Pataka Destana Tsunami

jatimnow.com - Pataka Destana Tsunami diserahkan Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Kabakorwil) Pemerintahan dan Pembangunan III Jatim di Malang, Benny Sampir Wanto, kepada Kabakorwil I di Madiun, Gatot Gunarso, di lapangan Desa Rejotangan, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung.

Prosesi penyerahan Pataka Destana Tsunami diawali dengan penyerahan pataka dari Kalaksa Kabupaten Blitar, Heru Irawan kepada Kabakorwil III Jatim yang selanjutnya diserahkan kepada Kabakorwil I Jatim di Madiun. Terakhir, pataka diterimakan kepada Kalaksa Kabupaten Tulungagung, Soeroto.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Penyerahan ini menandai berakhirnya beragam kegiatan terkait ketsunamian di wilayah kerja Bakorwil III di Malang oleh BNPB, BPBD Jatim, dan BPBD, khususnya Malang dan Blitar," ujar Kabakorwil III, Benny Sampir Wanto,  Jumat (19/7/2019).

Kegiatan ketsunamian dilakukan oleh ketiga instansi yang menangani bencana antara lain sosialisasi serta penguatan aparatur dan masyarakat desa di pesisir selatan dua kabupaten terhadap kemungkinan terjadinya bencana tsunami.

Sebanyak 34 desa di wilker Bakorwil III, lanjut Benny, telah memperoleh upgrading pengetahuan terkait tsunami, yaitu 15 desa di Blitar serta 19 desa di Malang.

Ditambahkan, hasil lain dari kegiatan ini, seperti penambahan beberapa fasilitas terkait ketsunamian, seperti pemasangan dua peta jalur evakuasi di Tambak Rejo Kabupaten Blitar.

Kesiapan Eliminir Korban

Kabakorwil I Gatot Gunarso mengharapkan seluruh komponen di desa, baik aparatur maupun masyarakat untuk sungguh-sungguh mengikuti berbagai kegiatan ketsunamian yang diselenggarakan oleh tim espedisi tsunami ini.

"Kita tidak mengharapkan adanya bencana, termasuk tsunami. Pengetahuan dan kelebihsiapan kita menangani bencana, yang bisa terjadi sewaktu-waktu, menjadikan dapat dieliminirnya korban, baik jiwa maupun harta benda" ujarnya.

Kegiatan eskpedisi destana tsunami di Wilker Bakowil I Jatim berlangsung tanggal 19 sampai 22 Juli 2019. Kegiatan akan dilaksanakan di 53 desa, yaitu 9 desa di Tulungagung, 14 desa di Trenggalek, serta 30 desa di Pacitan.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

10 Hari di Jatim

Kepala BPBD Jatim, Subhan Wahyudiono menjelaskan mulai tanggal 12-22 Juli, diawali dari Banyuwangi dan berakhir di Pacitan. Kegiatan ini sendiri dilakukan di 25 kabupaten di 5 provinsi di Jawa, yaitu Jatim, Jateng, Jabar, DIY, dan Banten.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk menginformasikan potensi ancaman tsunami, mengidentifikasi awal ketangguhan desa rawan tsunami, dan mensosialisikan desa tangguh bencana tsunami pada masyarakat dan aparat di desa, kelurahan, kecamatan, serta kabupaten.

"Sebanyak 200 orang Tim Ekspedisi Desa Tangguh Bencana Pusat hadir di setiap kabupaten yang dikunjungi," jelasnya.

Tim beranggotakan para pemangku kepentingan, seperti BNPB, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Desa, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Kementerian Sosial.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Kegiatan ekspedisi destana tsunami ini, di Jawa Timur dibuka langsung oleh Kepala BNPB, Letjen (TNI) Doni Monardo pada 12 Juli di Banyuwangi, bersama Kabakorwil V Jatim di Jember.

Kepala BNPB menjelaskan Indonesia sebagai negara dengan potensi ancaman bencana tertinggi di dunia dengan total 180.000 korban jiwa dalam kurun waktu 20 tahun terakhir.

"Jumlah terbesar disebabkan tsunami di Aceh, 26 Desember 2004 dengan total meninggal atau hilang mencapai 166.388 orang. Untuk itu, dibutuhkan pengetahuan masyarakat akan bencana sehingga terwujud desa tangguh bencana, sebagai misi dari dari ekspedisi ini," tukasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.