Rabu, 17 Jun 2026 13:52 WIB

MPLS SMA di Surabaya, Siswa Diajak Kunjungi Panti Werdha

MPLS SMA di Surabaya di Panti Werdha
MPLS SMA di Surabaya di Panti Werdha

jatimnow.com - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang digelar Dinas Pendidikan Provinsi Jatim lebih menekankan pada pembentukan karakter melalui kegiatan di luar sekolah untuk tahun ini.

Puluhan pelajar SMA Negeri 16 diajak mengunjungi Panti Werdha Hargodedali di Jalan Manyar Kartika Surabaya, Kamis (18/7/2019).

Baca Juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat

Salah satu siswa SMA 16 Surabaya, Altafannia Zalwa dalam kegiatan MPLS mengajak berbincang bersama para penghuni panti. Selain itu ia bersama teman-temannya mengajak lansia untuk bernyanyi dan menyerahkan bakti sosial kepada para pengurus panti.

Menurut alumni SMP Negeri 17 Surabaya itu, dirinya sempat meneteskan air mata saat berbincang dengan penghuni panti karena teringat dengan neneknya yang telah meninggal.

"Saya gak banyak waktu. Agak sibuk jadi ketika eyang meninggal gak sempat lihat, tapi sempat ikut menguburkan. Ini bagi saya sebagai pembelajaran betapa berharganya orang tua," katanya.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim, Hudiyono mengatakan kegiatan MPLS yang dilakukan para siswa ini merupakan pembelajaran yang sangat berharga dalam proses meniti kehidupannya saat ini hingga dewasa nanti.

"Langkah sekolah mengenalkan hal positif ini patut ditiru. Dengan mendatangi tempat-tempat seperti Panti Werdha ini bisa bermanfaat dalam ilmu kehidupan yang justru tidak didapatkan di sekolah," kata Hudiyono.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Mantan Kepala Bidang SMK Dindik Jatim ini menambahkan pengenalan lapangan ini dapat memicu motivasi ditengah lingkungan yang bervariasi. Pendidikan karakter yang diberikan sebagai upaya pembelajaran.

"Apa yang dilakukan anak-anak ini sebagai bentuk pengabdian. Hari ini mereka melaksanakan pengabdian. Para orang tua ini berjasa membesarkan anak-anaknya sampai berhasil," ujarnya.

Kepala Sekolah SMAN 16 Surabaya, RA Roosdiantini mengatakan kegiatan MPLS ini dapat mencerminkan kehidupan. Meski jauh dari keluarga mereka para orang tua ini tetap semangat dan bahagia.

"Kenapa kegiatan di Panti Werdha, karena siswa bisa mendapatkan karakter sebuah keluarga," katanya.

Baca Juga: Mahasiswa ITS Ciptakan Kakarobot, Robot Edukasi Tanpa Gawai untuk Anak 3T

Selain menggelar kegiatan di panti jompo para siswa itu juga mengunjungi puskesmas yang ada di Surabaya. Tujuannya, untuk menambah wawasan tentang ilmu pengetahuan kesehatan yang sedang berkembang di masyarakat.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.