Jumat, 19 Jun 2026 09:29 WIB

Demi Air Bersih, Warga Dua Dusun di Ponorogo Rela Jalan Kaki 7 Km

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 16 Jul 2019 16:43 WIB
Sejumlah warga mencari air bersih
Sejumlah warga mencari air bersih

jatimnow.com - Warga Dusun Jenggrik, Desa Duri, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo terpaksa berjalan kaki sejauh 7 km untuk mendapatkan air bersih. Untuk sampai ke sumber air, warga harus melewati jalur perbukitan.

"Setiap hari seperti ini sejak musim kemarau datang dua bulan lalu. Harus mengirit penggunaan air, karena ngambilnya jauh," kata Sringatun, warga setempat, Selasa (16/7/2019).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Untuk mendapatkan air bersih itu, warga juga dipaksa mengantri hingga larut malam. Dan saat sumber air di desanya habis, mereka harus mencari air bersih ke desa lain.

Rata-rata, sekali berangkat, warga hanya bisa mendapat air dua jerigen. Air bersih itu dipakai untuk masak, minum dan mencuci. Air itu juga dipakai warga untuk memberi minum hewan ternak yang mereka peliharaa.

Sebenarnya warga telah mendapat pasokan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat seminggu dua kali. Setiap pengiriman, satu keluarga mendapatkan jatah 30 liter air bersih.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

"Jumlah itu tetap kurang, sehingga kami cari sumber air bersih," tambah salah satu warga Dusun Banyuuripan, Dwi Mahmudi.

Terpisah, Kabid Kedarutan dan Logistik BPBD Ponorogo Setyo Budiono menambahkan, Dusun Banyuuripan dan Dusun Jenggrik, Desa Duri, Slahung merupakan daerah terdampak kekeringan cukup parah tahun lalu.

Baca Juga: Puluhan Tandon Air Disiapkan BPBD Tulungagung Untuk Antisipasi Kekeringan

Budi menyebut, berdasarkan pencataan BPBD, terdapat 19 desa dan 9 kecamatan yang terancam kekeringan dan kekurangan air bersih selama musim kemarau, yang diprediksi berlangsung cukup panjang ini.

"Sesuai prediksi sampai akhir tahun dan bisa saja hingga awal tahun mendatang. Karena itu kami maksimalkan pengiriman pasokan air bersih," jelasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.