Jumat, 19 Jun 2026 18:09 WIB

Ribuan Prajurit TNI AU dari 18 Skadron Berlatih Perang di Langit Jatim

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 16 Jul 2019 12:19 WIB
2.400 prajurit TNI AU seluruh Indonesia berlatih perang di Jawa Timur
2.400 prajurit TNI AU seluruh Indonesia berlatih perang di Jawa Timur

jatimnow.com - Dalam lima hari, sebanyak 2.400 Prajurit TNI AU akan berlatih perang di langit Jawa Timur. Para prajurit dari seluruh Indonesia akan berlatih menggunakan pesawat canggih.

Latihan ini bernama Angkasa Yudha. Ada 67 unit pesawat yang digunakan dalam latihan tempur kali ini, terdiri dari pesawat tempur, pesawat angkut, dan helikopter. Latihan yang dilaksanakan mulai tanggal 16 hingga 19 Juli 2019 itu menggunakan Landasan Udara (Lanud) Iswahjudi, Lanud Abdurrahman Saleh dan Lanud Mulyono Surabaya.

Baca Juga: Warga Tulungagung Antusias Melihat Latihan Terjun Payung Prajurit TNI AU

Lanud Iswahjudi akan menjadi home base bagi seluruh pesawat tempur yang akan diikutkan dalam latihan tersebut. Sehingga dipastikan deru suara pesawat di langit wilayah Magetan, Madiun dan sekitarnya akan semakin ramai dan lebih berisik.

Komandan Seskoau Marsda TNI Donny Ermawan Taufanto mengatakan, ada 2.400 personel yang mengikuti latihan Angkasa Yudha tahun ini. Dalam latihan tahunan ini, para penerbang akan mengoperasikan pesawat tempur canggih seperti Sukhoi, F-16 hingga T50i.

"Instrumen dan peralatan pesawat kita sudah cukup canggih. Nanti akan kita buktikan kecanggihannya dalam latihan ini," jelasnya usai apel gelar kesiapan latihan Angkasa Yudha di Lanud Iswahjudi, Madiun, Senin (15/7/2019).

Latihan Perang Angkasa Yudha Latihan Perang Angkasa Yudha

Baca Juga: Marinir Jaga Kemampuan Tempur di Malang

Marsda Donny menambahkan, latihan Angkasa Yudha ini penting bagi seluruh prajurit TNI AU. Latihan ini melibatkan 18 skadron yang ada di berbagai pangkalan udara se-Indonesia. Latihan ini juga untuk menguji kemampuan para prajurit dalam mengoperasikan pesawat tempur.

Selain mengetahui kemampuan para penerbang, latihan itu juga berfungsi untuk mengetahui kondisi alutsista yang dimiliki TNI AU.

Dalam latihan ini akan akan diterjunkan tim untuk mengevaluasi, yang menilai kecakapan para prajurit dalam mengoperasikan pesawat tempur. Nantinya, hasil evaluasi akan digunakan untuk memperkuat kemampuan pengamanan di sektor udara.

Baca Juga: Mengenal Nomad N22/24, Si Pengintai di Taman Hutan Kota Tuban

"Latihan ini kami manfaatkan untuk mengevaluasi kemampuan kami. Mulai dari evaluasi peralatan, evaluasi kemampuan personel. Melalui latihan ini juga untuk melihat kemampuan dari berbagai satuan dalam mengorganisir paket serangan," jelasnya.

Ketika ada kemampuan prajurit yang kurang, lanjutnya, akan dilakukan penguatan kemampuan di sektor tersebut. Latihan ini dibagi menjadi tiga tahap yaitu gladi posko, manuver lapangan dan diakhiri dengan fire power demo.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.