Kamis, 11 Jun 2026 16:13 WIB

Dor! Dua Perampok Sadis Antar Provinsi Ditembak di Kediri

Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal Saiful Faton membeberkan dua pelaku dan barang bukti kejahatannya
Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal Saiful Faton membeberkan dua pelaku dan barang bukti kejahatannya

jatimnow.com - Petualangan dua perampok antar provinsi terhenti setelah keduanya ditangkap Satreskrim Polres Kediri. Kedua rampok itu bernama Sofyan (47) warga Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Tengah dan Ahmad Junaidi (42) warga Kabupaten Lampung Selatan.

Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal Saiful Faton mengatakan, kedua pelaku ditangkap saat menginap di sebuah hotel. Namun saat dikeler, keduanya melawan dan hendak kabur sehingga Tim Satreskrim Polres Kediri terpaksa menembak kaki keduanya.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

Komplotan perampok ini teridentifikasi beraksi di Kediri pada 19 Mei 2019 lalu. Saat itu, mereka yang menggunakan mobil Toyota Avanza memepet motor yang dikendarai Subandi (55), warga Kecamatan, Plemahan Kabupaten Kediri. Uang Rp 40 juta yang dibawa korban saat itu, dirampas dan korban dianiaya di dalam mobil para pelaku.

Kedua begal antar provinsi ditembakKedua begal antar provinsi ditembak

"Dalam beraksi, kelompok ini menggunakan mobil. Saat berhasil memepet motor korban, pelaku mengajak korban masuk ke mobil dengan berpura-pura sudah mengenal korban," beber Roni, Senin (15/7/2019).

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Alumnus AKPOL tahun 2000 ini menambahkan, saat itu, korban yang baru saja menjual sapi hanya bisa menurut saat dibawa masuk ke dalam mobil. Setelah berada di dalam mobil, korban kemudian dianiaya oleh para pelaku.

"Uang sebesar Rp 40 juta hasil penjualan sapi milik korban dirampas pelaku. Setelah itu, korban diturunkan dengan kondisi terluka di tempat yang sepi," terang Roni.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Dari hasil pemeriksaan, kelompok perampok ini berjumlah empat orang. Dua pelaku lain masih diburu dan sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Kelompok ini menyewa kamar hotel di manapun mereka beraksi.

"Dari hasil pemeriksaan, komplotan ini juga sudah beraksi di beberapa daerah lain di Pulau Jawa. Masih kami dalami dan kembangkan," tambah Roni.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.