Jumat, 19 Jun 2026 03:55 WIB

Cerita di Balik Perampokan dan Pembunuhan Suami Istri di Tuban

Pelaku Wiji saat diinterogasi di ruang pemeriksaan Subdit Jatanras Polda Jatim, Sabtu (13/7/2019) malam
Pelaku Wiji saat diinterogasi di ruang pemeriksaan Subdit Jatanras Polda Jatim, Sabtu (13/7/2019) malam

jatimnow.com - Perampokan di toko Dusun Tanggungan, Desa/Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, milik pasangan suami istri (pasutri) Sukamto (60) dan Sri Endangwati (55), rupanya sudah direncanakan betul oleh Wiji (37), warga asal Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro.

Wiji dipastikan menjadi otak perampokan tersebut, sekaligus eksekutor. Dia sudah hafal kondisi rumah sekaligus toko korban tersebut, lantaran ia merupakan salah satu pelanggan di toko itu.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

"Pelaku (Wiji) menjadi pelanggan toko milik korban. Sebab pelaku pernah tinggal di kampung itu," kata Kasubdit Jatanras Polda Jatim, AKBP Leonard Sinambela, Minggu (14/7/2019).

Baca juga:  

Dari hasil interogasi singkat setelah Wiji ditangkap di depan Jembatan Merah Plasa (JMP) Surabaya pada Sabtu (13/7/2019) petang, terungkap bahwa Wiji sudah merencanakan perampokan tersebut. Ia berniat mencuri uang hasil penjualan dan barang berharga lainnya di toko korban.

Namun rupanya, aksi perampokan Wiji terpergok kedua korban. Sehingga dengan membabi buta, Wiji memukuli kedua korban hingga tewas di lokasi kejadian. Mayat kedua korban kemudian baru ditemukan sekitar pukul 15.30 Wib, Jumat (12/7/2019) oleh anak korban yaitu Steven Leonardo (38) dan Wiwik Suryanti (38).

"Pelaku memukuli kedua korban menggunakan peralatan yang ada di toko tersebut, yaitu dengan palu dan sejenis kayu, hingga kedua korban meninggal dunia," beber Alumnus AKPOL tahun 2000 ini.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Pelaku Wiji saat ditangkap Tim Jatanras Polda Jatim di depan JMP SurabayaPelaku Wiji saat ditangkap Tim Jatanras Polda Jatim di depan JMP Surabaya

Setelah kedua korban tak berdaya, Wiji kemudian merampas uang tunai puluhan juta rupiah, handphone bahkan motor korban serta barang berharga lainnya. Setelah itu ia kabur ke Cepu, Blora, Jawa Tengah, kemudian ke Bojonegoro lalu ke Surabaya hingga akhirnya Tim Jatanras Polda Jatim menangkapnya di depan JMP Surabaya.

Tewasnya suami istri itu diketahui oleh anak korban setelah dua hari tidak terlihat membuka tokonya dan tidak menjawab komunikasi dengan anaknya yang tinggal di Lamongan itu. Setelah sampai di rumah orangtuanya, sang anak langsung masuk dengan memanjat pagar dan masuk lorong rumah hingga menemukan jasad kedua orantuanya tersebut.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Mayat Sukamto ditemukan di lorong ruangan belakang dalam posisi tertelungkup. Pada tubunya terdapat tiga luka terbuka di kepala bagian belakang. Sedangkan jasad Sri Endangwati, istri Sukamto, berada di gudang kapas pembuatan kasur dalam posisi terlentang dengan luka di kepala bagian belakang.

Tewasnya kedua korban kemudian dilaporkan ke Polres Tuban dan penyelidikan dibackup Jatanras Polda Jatim.

"Penyidikan dan pengembangan perkara lebih lanjut dilakukan Satreskrim Polres Tuban," tandas Leonard.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.