Mencuri di Banyuwangi, Kakek asal Situbondo Masuk Penjara Kelima Kali
- Penulis : Hafiluddin Ahmad
- | Rabu, 10 Jul 2019 09:06 WIB
jatimnow.com - Meski sudah empat kali ditangkap dan dipenjara atas kasus pencurian dengan pemberatan, Narso (58), masih saja tak kapok. Ia kembali mencuri di Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi dengan menggasak laptop dan handphone milik warga.
Berdasarkan laporan korban dan olah TKP serta identifikasi, Narso ditangkap Unit Reskrim Polsek Wongsorejo, Banyuwangi di rumahnya di Dusun Karangasem, Kelurahan Patokan, Kecamatan/Kabupaten Situbondo, Selasa (9/7/2019).
Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga
Kapolsek Wongsorejo Iptu Kusmin mengatakan, penangkapan pelaku ini berdasar laporan dari korban, Tutus Hadi Santoso (49), warga Desa Sidodadi, Kecamatan Wongsorejo.
Pencurian itu dilakukan Narso sekitar pukul 01.00 Wib, pada 23 Juni 20019 lalu. Narso menyatroni rumah korban saat semua orang yang ada di rumah tersebut tidur pulas. Keesokan harinya, korban baru menyadari bahwa HP Oppo A3S, 1 unit laptop Asus dan HP Samsung J1 Ace miliknya raib.
"Jika ditotal, kurang lebih korban mengalami kerugian Rp 8 juta," jelas Kusmin, Rabu (9/7/2019).
Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung
Kusmin menambahkan, setelah mendapat laporan, saat itu juga ia mendatangkan Tim Inafis Polres Banyuwangi untuk melakukan olah TKP. Dari itu, Unit Reskrim kemudian melakukan identifikasi hingga berhasil melacak keberadaan pelaku.
"Pelaku mencongkel salah satu jendela untuk masuk ke dalam rumah korban," beber Kusmin.
Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang
Dalam penangkapan, Tim Unit Reskrim Polsek Wongsorejo juga menyita barang bukti 1 unit Oppo A3S, laptop Asus, Samsung J1 Ace dan sebuah doshbook Oppo A3S.
"Tersangka merupakan residivis kasus pencurian dan sudah empat kali dijatuhi hukuman atas perkara yang sama," ungkap Kusmin.
Editor : Narendra BakrieURL : https://jatimnow.id/baca-17830-mencuri-di-banyuwangi-kakek-asal-situbondo-masuk-penjara-kelima-kali