Kamis, 11 Jun 2026 18:25 WIB

Kapolda: Sabu 11,5 Kilo dari Pengedar Antar Negara Senilai 20 Miliar

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki tunjukkan sabu berat 11,5 kilogram yang berhasil disita
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki tunjukkan sabu berat 11,5 kilogram yang berhasil disita

jatimnow.com - Narkoba jenis sabu yang berhasil diamankan dari tersangka Peter Kristiono (38) warga Cirebon sebelumnya sebanyak 10 kilogram oleh Ditresnarkoba Polda Jatim bertambah menjadi 11,5 kilogram.

Penambahan barang bukti sebanyak 1,5 kilo ini dari 10 galon cat yang telah disita oleh polisi.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

"Dari 10 galon yang telah disita, setelah dihitung ulang totalnya ada 11,5 kilogram sabu dari sebelumnya 10 kilo yang dibagi menjadi 10 bungkus. Hasil ini kami dapat dari hasil pengembangan tanggal 3 yang menangkap di Jakarta kemarin," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Selasa (9/7/2019).

Baca juga: Coba Kabur, Pengedar Sabu asal Jakarta Ditabrak Truk di Jalan Tol

Ia menyebut sabu seberat 11,5 kilogram ini jika dirupiahkan seharga Rp 20 Miliar. Rencananya sabu seharga miliaran tersebut akan dibawa ke wilayah Madura.

"Total nilainya Rp 20 Miliar dari 11,5 kilogram sabu yang kami sita. BB ini akan dikirim ke wilayah Madura, ada salah satu tempat yang kami jadikan target," jelasnya.

Menurutnya, pelaku merupakan pengedar narkoba jaringan antar negara. Kasus ini dari hasil pengembangan kasus pada 20 Maret 2019 yang menangkap Yoyok Priyatno dengan cara memonitor pergerakan jaringan pengedar narkoba Myanmar-Malaysia-Jakarta-Surabaya.

Baca Juga: Dalam Tiga Bulan, Polres Lamongan Ciduk 40 Pengedar Narkotika

"Ini berhasil diungkap dikembangkan di Jakarta di perumahan. Saat pelaku dibawa ke Jatim. Barang ini dari Malaysia, menggunakan kapal ekspedisi. Sebelumnya menggunakan pesawat, yang Maret itu pake ekspedisi, ini juga," ujarnya.

Modus yang dilakukan pelaku tergolong baru dengan menyembunyikan sabu di dalam kaleng cat sehingga tidak terlihat.

"Ini modus baru di Jatim. Waktu itu ke Madura satu kaleng cat. Jaringan ini menggunakan modus seperti ini, sama seperti waktu itu sudah berhasil dua orang WNA kita amankan," jelasnya.

Kini, polisi tengah melakukan pengembangan lagi. Pasalnya, barang haram berkualitas KW 1 dan ditaksir senilai miliaran rupiah ini rencananya akan dikirim ke Madura.

Baca Juga: Sehari Usai Bosnya Diciduk, Anak Buah Bandar Sabu Lamongan Ikut Ditangkap

"Tim masih bergerak di salah satu tempat. BB ini akan dikirim ke wilayah Madura, ada salah satu tempat yang kami jadikan target," pungkasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.