Kamis, 18 Jun 2026 17:35 WIB

7000 Personel Gabungan Disebar Amankan Pilkades Serentak Tulungagung

Personel gabungan mulai disebar amankan Pilkades 2019 serentak di Tulungagung
Personel gabungan mulai disebar amankan Pilkades 2019 serentak di Tulungagung

jatimnow.com - Sebanyak 7000 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2019 serentak. 7000 personel gabungan itu melibatkan Polri, TNI dan Linmas.

Selain berasal dari Tulungagung, personel gabungan tersebut juga melibatkan personel gabungan dari 23 polres lain seperti Kediri, Jombang, Malang, Ponorogo dan Trenggalek serta Brimob Polda Jatim.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar menyebut, setelah dilakukan apel kesiapan, para personel ini akan bergeser ke daerah yang sudah ditetapkan. Setiap desa akan dijaga 6 hingga 15 personel, tergantung tingkat kerawanan desa tersebut.

"Kita sudah melakukan pemetaan terhadap wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi, wilayah tersebut jumlah personel pengamanannya ditambah," kata Tofik, Senin (8/7/2019).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Beberapa jenis pelanggaran seperti money politic dan sabotase yang mungkin terjadi selama pelaksanaan pilkades serentak ini juga telah dipetakan. Personel pengamanan diminta untuk melakukan antisipasi secara rutin dengan melakukan patroli di setiap wilayah.

"Selain mengamankan jalannya pilkades, mereka juga akan melakukan patroli," jelasnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Pilkades serentak 2019 akan digelar di 239 desa di Tulungagung pada Selasa (9/7/2019). Polisi meminta masyarakat untuk ikut serta menjaga situasi tetap kondusif selama pelaksanaan pilkades. Menurutnya, dalam proses pelaksanaan pemilihan bupati dan Pemilihan Umum 2019 lalu, masyarakat telah mampu meredam segala konflik yang terjadi.

"Jangan sampai gara-gara pilkades ini muncul konflik yang meluas. Kita harus menjaga situasi tetap kondusif," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.