Selasa, 16 Jun 2026 13:15 WIB

Unik, Bapak Ibu dan Anak di Tulungagung ini Ikut Pilkades yang Sama

Poster pilkades yang diikuti satu keluarga di Tulungagung
Poster pilkades yang diikuti satu keluarga di Tulungagung

jatimnow.com - Unik, Ibu, bapak dan anak bersaing sekaligus dalam pemilihan kepala desa yang sama di Tulungagung.

Pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Tulungagung, 9 Juli mendatang menjadi cerita tersendiri bagi warga Desa Pinggirsari, Kecamatan Ngantru. Dari lima orang yang mencalonkan diri sebagai kepala desa, tiga diantaranya masih merupakan satu keluarga.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Calon kepala desa nomor urut 03, Imam Suyadi merupakan suami dari calon kepala desa nomor urut 02, Maspiah. Sedangkan calon kepala desa nomor urut 05, Ulya Nindyaning Tya adalah anak pertama  pasangan tersebut.

Ditemui di posko pemenangannya, Imam Suyadi menuturkan awalnya hanya dia yang maju mendaftar sebagai bakal calon kepala desa. Istri dan anaknya kemudian dimotivasi untuk ikut maju dalam pilkades tahun ini. Keduanya kemudian menyusul jejak ayahnya untuk ikut mendaftar sehingga total bakal calon kepala desa sebanyak 8 orang.

"Akhirnya kami mengikuti seleksi tes tulis dan ketiganya lolos semua," ujarnya, Sabtu (06/07/2019).

Imam menjelaskan, keikutsertaan istri dan anaknya dalam pilkades ini bukan tanpa alasan. Menurutnya dengan banyaknya jumlah peserta maka hal ini dapat menghalangi para penjudi untuk ikut bermain.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Imam juga ingin menunjukkan bahwa mendaftar kepala desa tidak memerlukan biaya banyak. Hal ini dikarenakan semua proses pelaksanaan pilkades dibiayai oleh APBD dan APBDes.

"Jadi ini merupakan pendidikan politik, selama ini banyak orang dengan kemampuan tinggi enggan mendaftar sebagai calon kepala desa karena takut biaya mahal" jelasnya.

Menurut Imam, dengan jumlah pendaftar banyak diharapkan bisa muncul putera terbaik yang akan memimpin. Jika jumlah pendaftar hanya sedikit maka alternatif pemimpin baru yang diharapkan mampu membawa perubahan tidak banyak.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Untuk itu saya banyak memotivasi tokoh muda untuk ikut mendaftar dalam Pilkades tahun ini," tuturnya.

Meskipun bersaing bersama istri dan anaknya, namun Imam tidak pernah mencampuri strategi pemenangan mereka. Imam yakin bisa menang dengan tawaran program yang akan diusungnya. Sedangkan istri dan anaknya mempunyai program sendiri yang juga dinilai bagus.

"Kita bersaing secara sehat, menang atau kalah bukan tujuan utama," tegasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.