Jumat, 19 Jun 2026 04:45 WIB

Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polda Jatim Sita Sabu 8 Kg

  • Penulis :
  • | Senin, 16 Apr 2018 15:25 WIB
Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin saat jumpa pers di markasnya.
Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin saat jumpa pers di markasnya.

jatimnow.com- Setelah menangkap tiga orang yang masuk dalam jaringan bandar narkoba Batam. Ditresnarkoba Polda Jatim kembali memberangus jaringan bandar narkoba Pontianak.

Lima orang ditangkap dalam dua jaringan ini. Sedangkan barang bukti narkoba jenis sabu yang berhasil disita sebanyak 8,2 kg. 

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Dua jaringan bandar narkoba ini ditangkap secara bertahap. Untuk jaringan Batam dibongkar 28 Maret 2018 lalu.

Dalam penangkapan itu, tiga orang diamankan, yaitu Hadiri alias Haji alias Diri (41) asal Bangkalan Madura, Rama Deni Sitompul (31) asal Batam, Kepulauan Riau, serta DN (35) asal Petemon Surabaya. Dari ketiganya, disita sabu seberat 2 kg. 

"Kemudian, kami membongkar jaringan kedua. Ada dua orang yang kami tangkap dengan barang bukti sabu 6,2 kg," sebut Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin, Senin (16/4/2018). 

Machfud menyampaikan, jaringan kedua ditangkap pada 9 April 2018. Dua orang yang ditangkap yaitu Budi Hartono (40) warga Surabaya dan Tesar (27) seorang pegawai Dinas PU Sidoarjo asal Taman Sidoarjo.

"Jaringan ini adalah jaringan Pontianak. Dan yang mengambil barang ke Pontianak, yaitu tersangka asal Sidoarjo," beber Machfud. 

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

Jaringan bandar yang kedua ini, lanjut Mahcfud, cukup unik saat bertransaksi. Mereka menggunakan sandi, yaitu dengan cara mengirim dulu 5 ektasi. Ketika dirasa aman, mereka akhirnya melakukan transaksi sabu dengan jumlah 4 kg dan 2,2 kg.

Untuk membawa sabu dari Pontianak ke Surabaya, jaringan ini berangkat ke Pontianak menggunakan pesawat. Untuk kembali ke Surabaya, dari Pontianak mereka menaiki kapal laut dan turun di Pelabuhan Semarang.

 Setelah sampai di Semarang, mereka melanjutkan perjalanan melalui jalur darat menggunakan bus kota dan turun di Bungurasih. 

"Kami masih kembangkan jaringan dua bandar narkoba ini. Yang pasti, mereka jaringan bandar internasional," tandas Machfud.

Baca Juga: Sehari Usai Bosnya Diciduk, Anak Buah Bandar Sabu Lamongan Ikut Ditangkap

 

Reporter: Narendra Bakrie

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.