Rabu, 17 Jun 2026 12:16 WIB

Edarkan Sabu dan Koplo ke Desa di Tulungagung, Empat Orang Ditangkap

Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar bersama tersangka
Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar bersama tersangka

jatimnow.com - Satreskoba Polres Tulungagung menangkap empat pengedar narkoba jenis sabu dan pil koplo. Mereka adalah ED (31), ES (31), WG (25) dan AB (26). Mereka merupakan anggota dua sindikat pengedar yang berbeda.

Untuk WG dan AB merupakan pengedar baru. Sedangkan ED dan ES adalah pengedar lama dan berstatus sebagai residivis.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar mengatakan penangkapan keempat pengedar narkoba ini merupakan hasil penyelidikan anggota. WG dan AB ditangkap saat transaksi narkoba dengan ED dan ES.

"ED dan ES mengaku mendapatkan barang atau narkoba dari luar kota. Saat ini masih kami selidiki," ujarnya, Selasa (2/7/2019).

Dari keempat pengedar narkoba ini, polisi mengamankan barang bukti berupa 15 paket sabu dengan berat total mencapai 20,13 gram, serta 15 ribu butir pil koplo. Selama ini mereka menyasar masyarakat umum sebagai konsumennya. Aksi pengedar ini juga sudah masuk ke wilayah pedesaan dan banyak meresahkan masyarakat.

"Ini sudah sangat membahayakan, pengedar narkoba merambah masuk ke wilayah pedesaan," ujarnya.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Keempat pelaku dikenakan pasal 114 dan 112 UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Ia melanjutkan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan terkait hasil ungkap kasus ini. Diduga terdapat beberapa pengedar narkoba lain, yang merupakan anggota sindikat ini.

"Tidak menutup kemungkinan masih ada anggota sindikat pengedar narkoba lainnya, kita masih terus lakukan penyelidikan," pungkasnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.