Sabtu, 20 Jun 2026 08:25 WIB

Pemilik Akun FB Penghina Presiden Jokowi Mengaku Hanya Ikut-ikutan

  • Penulis : CF Glorian
  • | Selasa, 02 Jul 2019 14:19 WIB
Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono menunjukkan gambar hinaan yang dibagikan ke media sosial Facebook
Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono menunjukkan gambar hinaan yang dibagikan ke media sosial Facebook

jatimnow.com - Pemilik Akun Facebook (FB) Aida Konveksi yang mengunggah penghinaan terhadap Presiden Jokowi, diidentifikasi bernama Ida Fitri (44), warga asal Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. Dalam pemeriksaan, Ida mengaku hanya ikut-ikutan.

Kepada polisi, Ida Fitri yang belakangan diketahui memiliki sebuah butik itu mengaku dengan sadar membagikan postingan ujaran kebencian tersebut.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

"Postingan itu muncul di beranda Facebook-nya, lalu dibagikan. Kata yang bersangkutan, ia ikut-ikutan," kata Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono, Selasa (2/7/2019).

Namun untuk motifnya, penyidik masih terus mendalami dengan berkoordinasi dengan berbagai ahli untuk meneliti gambar-gambar hinaan yang dibagikan Ida.

Baca juga:  

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

"Kami berkoordinasi dengan ahli untuk mendalami kandungan gambar yang dibagikan oleh yang bersangkutan," jelas Heri.

Dari hasil pemeriksaan sementara terungkap, Ida memposting penghinaan terhadap Presiden Jokowi dari sebuah grup Facebook 'the voice of the people' sekitar hari Minggu (30/6/2019) lalu. Postingan yang dibagikan oleh akun Facebook Aida Konveksi itu kemudian viral. Akun Ig @info_seputaran_blitar lalu membagikan postingan Ida dan meneruskannya ke akun Instagram milik Polres Blitar Kota.

Baca Juga: Stikes Maharani Malang Edukasi Pelajar Lawan Cyberbullying

Kepada penyidik Ida mengaku mendapatkan telepon hingga berupa ancaman. Tidak lama setelah memposting hinaan itu, akun miliknya mendadak hilang dan tidak ditemukan lagi di pencarian Facebook.

Penyidik Satreskrim Polres Blitar Kota juga terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus dugaan pelanggaran Undang-undang ITE tersebut.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.