Selasa, 16 Jun 2026 05:09 WIB

Jokowi Ditetapkan Presiden, Mahfud MD: Hormati Keputusan KPU

Mahfud MD
Mahfud MD

jatimnow.com - Pakar hukum Prof. Mahfud MD meminta semua pihak yang berkontestasi di Pilihan Presiden (Pilpres) untuk legowo, menghargai, serta menerima keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengenai penetapan Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

Hal ini ia sampaikan dalam silaturahmi dan halal bi halal Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) di salah satu hotel di Kota Malang, Minggu (30/6/2019).

Baca Juga: Mahfud MD Ingatkan Bahaya Hukum Kedodoran

"Proses itu saya kira prosedural (keputusan penetapan Presiden dan Wakil Presiden terpilih) saja tidak ada masalah-masalah yang subtansial dipertentangkan," ujar Mahfud MD.

Menurutnya, pada aturan tata hukum Indonesia, memang KPU sebagai lembaga yang diamanahkan menetapkan, memutuskan dan meresmikan hasil Pemilu.

Baca Juga: Mahfud MD Ingatkan Permainan Isu Politik DPR, Bukan Penghakiman Aparat

"KPU sebagai lembaga yang berwenang memutuskan siapa yang menang dan kalah. Memang KPU yang harus memutuskan, peresmian dan pelantikannya atau pengucapan sumpahnya di Gedung MPR di depan MPR jadi sekarang harus penetapan dulu oleh KPU," jelas mantan Ketua MK ini.

Mahfud meminta proses politik pasca penetapan Presiden dan Wakil Presiden terpilih harus dihormati bersama dan pemerintahan tetap berjalan seperti biasa.

Baca Juga: Mahfud MD Ajak Semua Pihak Bersabar dan Jernih Melihat Sebuah Peristiwa

"Saya kira sesudah ini pemerintah harus berjalan seperti biasa mungkin ada proses-proses politik dalam rangka pembentukan kabinet itu silakan saja dibicarakan. Negara ini pokoknya harus jalan suka atau tidak suka itu harus yang diterima sekarang ini tidak ada pilihan lain," tukasnya.

KPU sendiri telah menetapkan Pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019 - 2024 mendatang pasca ditolaknya gugatan dari pemohon Pasangan Calon nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.