Sabtu, 20 Jun 2026 02:59 WIB

Unik, Polisi di Tulunggagung Melepas Purnawirawan Diarak Pakai Becak

Pelepasan purnawirawan polisi di Tulungagung dengan diarak becak
Pelepasan purnawirawan polisi di Tulungagung dengan diarak becak

jatimnow.com - Polres Tulungagung melepas puluhan purnawirawan polisi dengan cara berbeda. Setelah mengikuti prosesi pelepasan dengan pedang pora, para purnawirawan ini diarak keliling kota dengan mengendarai becak.

Kapolres, Wakapolres dan beberapa perwira lain menjadi pengemudi becak dan mengarak para purnawirawan yang memasuki pensiun dari tugas kepolisian tersebut.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar menjelaskan tradisi mengarak purnawirawan dengan mengendarai becak ini dilakukan tiap tahun. Acara yang digelar ini untuk peringatan hari Bhayangkara ke 73.

"Prosesi pelepasan ini bersamaan dengan prosesi upacara kenaikan pangkat sejumlah anggota polisi," ujarnya, Sabtu (29/6/2019).

Menurutnya, tradisi mengarak purnawirawan merupakan bentuk penghormatan, atas segala jasa dan pengabdian mereka selama bertugas. Tradisi ini juga diharapkan bisa meninggalkan kenangan tersendiri bagi para purnawirawan.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Sebuah kehormatan tentunya bisa mengemudikan becak dengan penumpang purnawirawan, terimakasih atas segala jasa dan pengabdian," ujarnya.

Untuk tahun ini, sebanyak 10 anggota polisi dan dua PNS polisi dinyatakan pensiun. Semua purnawirawan polisi ini berpangkat terakhir Komisaris Polisi. Setelah purna dari tugasnya sebagai anggota polisi, para purnawirawan ini diharapkan bisa aktif membina masyarakat sekitar.

"Bagaimanapun mereka merupakan bagian dari masyarakat sendiri," pungkasnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.