Senin, 15 Jun 2026 23:25 WIB

Identitas Tengkorak Manusia Gosong di Mojokerto Terungkap

Sri Astutik (jilbab pink), korban pembunuhan yang tengkoraknya ditemukan gosong di Mojokerto
Sri Astutik (jilbab pink), korban pembunuhan yang tengkoraknya ditemukan gosong di Mojokerto

jatimnow.com - Misteri identitas tengkorak manusia yang gosong terbakar yang ditemukan di Desa Kesemen, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, akhirnya terungkap.

Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan, tengkorak manusia gosong itu dipastikan tengkorak dari korban pembunuhan bernama Sri Astutik (55), warga asal Desa Sukorejo, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"Setelah melakukan penyelidikan, pemeriksaan dan tes DNA, tengkorak yang ditemukan di pekarangan kosong itu adalah SA (Sri Astutik)," kata Setyo di Mapolres Mojokerto, Jumat (28/6/2019).

Baca juga:  Misteri Identitas Tengkorak Manusia Gosong di Mojokerto Belum Terkuak

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Sebelum identitas korban terungkap, Tim Satreskrim Polres Mojokerto dipimpin Kasatreskrim AKP MS Ferry lebih dulu menangkap dua terduga pelaku pembunuhan dan pembakaran terhadap kornan. Dan dipastikan, dua orang yang ditangkap tersbut merupakan pelaku pembunuhan.

"Sebelum membunuh, kedua pelaku melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap korban. Pembunuhan berencana diawali dengan pencurian dan kekerasan serta menghilangkan jejak dengan cara membakar mayat," jelas Setyo.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Kedua pelaku yang ditangkap itu adalah Wahyu Hermawan (25), warga asal Desa Entalsewu, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo dan Sugeng Wahyu (23) warga Desa Sugeng, Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto.

"Salah satu pelaku adalah menantu tiri korban. Untuk motifnya masih kami gali lagi," tandas Setyo.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.