Jumat, 12 Jun 2026 23:35 WIB

Pemkot Blitar Telusuri Adanya Penjualan Beras Bantuan Rastrada

  • Penulis : CF Glorian
  • | Rabu, 26 Jun 2019 13:46 WIB
Pembagian beras di Blitar
Pembagian beras di Blitar

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar mengaku telah menerima informasi keberadaan warganya yang menjual Beras Sejahtera Daerah (Rastrada). Informasi yang diterima menyebutkan, beras yang sejatinya dibagikan kepada warga kurang mampu tersebut dijual kembali oleh penerima.

"Sedang kita telusuri bahwa ada yang dijual. Ini sudah kami lakukan pengecekan. Nanti kalau ketemu identitasnya, akan kami keluarkan dari daftar penerima (Rastrada)," kata Kepala Dinas Sosial Kota Blitar, Priyo Istanto, Rabu (26/06/2019).

Baca Juga: Eks Terpidana Kasus Korupsi, Samanhudi Anwar Terpilih Ketua KONI Kota Blitar

Rastrada tersebut, kata Priyo, merupakan bantuan tak wajib dari Pemkot Blitar kepada masyarakat kurang mampu selain Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Pemerintah Pusat. Data di Dinsos, penerima Rastrada berjumlah 11.434 KK, sementara penerima BPNT sebanyak 5.011 KK.

"Kami sudah mewanti-wanti agar beras tersebut tidak dijual. Beras ini sudah kami Lab-kan dan hasilnya layak untuk dikonsumsi. Karena kalau dijual tandanya sudah tidak membutuhkan lagi," ujar Priyo.

Rastrada tersebut diberikan kepada warga kurang mampu dengan berat 10 kilogram tiap bulan. Pembagian dilakukan empat bulan sekali dalam waktu tiga kali setahun.

Baca Juga: Mahasiswa UNU Blitar Gelar Aksi, Minta Dosen Pelaku Kekerasan Seksual Dipecat

Ia meminta bagi warga Kota Blitar yang merasa sudah mampu segera melapor ke Kelurahan. Sehingga, datanya akan dialihkan kepada warga lain.

"Kalau memang sudah tidak membutuhkan, nanti akan kita ganti dengan penerima yang lain," imbuh Priyo.

Sementara itu, Plt. Wali Kota Blitar, Santoso mengatakan bantuan tersebut diberikan pemerintah untuk meringankan beban warga kurang mampu. Ia juga sering berpesan agar beras tersebut tidak dijual.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

Santoso membenarkan, Pemkot Blitar sedang menelusuri warga mana saja yang telah menjual Beras batuan tersebut.

"Beras itu dipersiapkan untuk stok warga yang membutuhkan. Kalau mereka sudah punya beras kan pikirannya tenang. Tapi kalau dijual, sewaktu-waktu membutuhkan kan susah. Makanya kalau nanti ketemu, akan dicoret," tutup Santoso.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.