Jumat, 19 Jun 2026 03:52 WIB

Tersangka Pilih Hotel dalam Praktik Aborsinya, Ini Syarat untuk Pasien

Dua dari tujuh tersangka jaringan praktik aborsi yang dibongkar Polda Jatim
Dua dari tujuh tersangka jaringan praktik aborsi yang dibongkar Polda Jatim

jatimnow.com - Dalam menjalankan praktik aborsinya, tersangka LWP (28), warga Jalan Maspati Surabaya memilih hotel. Ia juga tidak sembarangan memilih pasien dan harus dipastikan dulu usia kandungannya.

"Tersangka LWP hanya menerima pasien dengan usia kandungan maksimal tiga bulan," kata Wadirreskrimsus Polda Jatim, AKBP Arman Asmara Syarifuddin, Selasa (25/6/2019).

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

LW ditetapkan sebagai tersangka bersama enam orang lainnya oleh Unit 3 Subdit 4, Ditreskrimsus Polda Jatim yang dipimpin Kanit 3, AKP Tinton Yudha Riambodo.

Baca juga:  

Lima tersangka lain yaitu FTA (32), apoteker asal Jalan Tawangsari Barat, Sidoarjo dengan peran menyuplai obat-obat khusus untuk menggugurkan kandungan. Kemudian TS (30), warga Juron Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, MSA (32), warga Jalan Bukan Setro Surabaya, RMS (26), warga Jalan Pulo Tegalsari, Surabaya, MB (34) warga Jalan Tambak Pring Timur Surabaya serta VN (26), warga Jalan Siwalankerto Utara Surabaya.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Dalam praktiknya, jaringan ini memilih membooking hotel dengan tarif dibebankan kepada pasien. Sedangkan setiap pasien dibandrol dengan tarif Rp 1 juta hingga Rp 3,5 juta.

"Kami tangkap tersangka LWP kami tangkap di salah satu hotel di Jalan Diponegoro, Surabaya," jelas Arman.

Setelah menangkap LWP, AKP Tinton dan timnya kemudian menangkap tersangka FTA. Dua tersangka inilah yang menjadi otak jaringan praktik aborsi ini. Dari dua tersangka itu, kemudian ditangkap lima tersangka lainnya.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Jaringan ini sudah beroperasi selama tiga tahun dan sudah menangani 20 pasien dari beberapa kota di Jawa Timur yaitu Surabaya, Banyuwangi, Sidoarjo, Blitar dan Kediri.

"Pasien mereka rata-rata berumur 25 hingga 30 tahunan yang saat ini masih kami telusuri," tandas Arman.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.