Selasa, 23 Jun 2026 04:49 WIB

Hore! Banyuwangi akan Miliki Kamus Bahasa Osing

Komunitas Sengker Kuwung Blambangan buat Kamus Bahasa Osing
Komunitas Sengker Kuwung Blambangan buat Kamus Bahasa Osing

jatimnow.com - Melestarikan budaya di ujung timur Pulau Jawa, Komunitas Sengker Kuwung Blambangan (SKB) tengah menggarap Kamus Bahasa Osing berbasis online (daring).

Diharapkan melalui kamus yang berbasis daring ini, masyarakat juga turut memberikan kontribusinya dalam hal penambahan kosakata baru.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Ketua SKB, Antariksawan Yusuf mengatakan untuk pengguna (user) diharuskan membuat akun dan masuk ke halaman manajemen konten. Selanjutnya, kosakata yang dimasukkan tersebut akan diseleksi oleh admin.

Ia menambahkan bahwa database awal daftar kosakata bahasa daerah ini akan menggunakan kamus Bahasa Osing versi Hasan Ali, dan telah mengantongi izin.

"Yang memasukkan kosakata juga dilihat profilnya, karena mempengaruhi dialek. Misal kata 'paran' (apa), pengucapan bakunya paran, tapi ada yang mengucapkan paren atau paen" katanya, Senin (24/6).

Versi aplikasi kamus ini sebelumnya, kata dia, memampangkan bentuk dari Bahasa Osing ke Bahasa Indonesia. Aplikasi yang sudah ada ini dibuat oleh dosen Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) tahun 2015.

Sementara aplikasi baru ini akan memberi layanan informasi dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Osing dan dapat membantu masyarakat luas untuk mempelajarinya.

Pembuatan aplikasi baru ini digarap oleh 5 mahasiswa Program Studi D3 Teknik Informatika Poliwangi sejak September 2018. SKB, lanjutnya, sebagai penyandang dana. Kini aplikasi ini tengah dipersiapkan untuk diunggah dengan versi beta.

Pemimpin proyek pembuatan aplikasi ini, Tusfendi menjelaskan, terdapat 3 aplikasi yang tengah dibangun. Yakni, aplikasi gawai versi OS android, aplikasi website back end, dan website front end.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Untuk aplikasi gawai versi OS android, lanjutnya, dapat digunakan secara luring (offline). Namun, user tidak akan mendapatkan koleksi kosakata bila ada pembaruan. Baru, pada aplikasi website back end ini pengguna dapat mengusulkan kosakata dan artikel baru serta persetujuannya oleh admin.

Sedangkan pada aplikasi website front end menampilkan kosakata kamus dan artikel yang tersimpan dalam database terupdate, kosakata Osing, deskripsi, daerah yang menggunakan, contoh kalimat dan arti kalimat itu dalam Bahasa Indonesia.

"Rencananya juga akan ditambahkan suara pengucapan (ejaan) kata berbahasa Osing itu," kata Fendi sapaannya.

Rekan Fendi dalam proyek ini, Defri Dava Wardana, Siti Nur Ilmiyah, Abi Sariryandra, dan Velanda Aden Pradipta. Mereka mahasiswa Politeknik Negeri Banyuwangi semester 3 dan 4.

"Targetnya ketiga aplikasi ini tuntas akhir tahun ini," ujarnya.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Menurutnya aplikasi yang dibuatnya lebih fleksibel dibanding versi yang lama. Karena aplikasi yang baru menerima masukan kosakata baru dari masyarakat Osing yang menjadi pengguna.

"Diharapkan dengan adanya website ini, bisa jadi wadah kita untuk ikut serta melestarikan budaya dan bahasa Osing," tandasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.