Jumat, 19 Jun 2026 01:28 WIB

Arak Jowo, Jenis Miras yang Lagi Ngehits di Kalangan Pemabuk

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 15 Apr 2018 13:13 WIB
Salah satu tersangka yang berhasil diamankan di Ngawi.
Salah satu tersangka yang berhasil diamankan di Ngawi.

jatimnow.com - Munculnya puluhan korban minuman keras oplosan di wilayah Jawa Barat, membuat pihak kepolisian antisipasi. Termasuk Polres Ngawi.

Bahkan, seluruh Polsek dibawah Polres Ngawi melakukan razia. Buktinya, ada 6 pelaku yang diringkus, baik pengedar miras maupun pemabuk. Dari 6 pelaku, barang bukti yang disita jenis arak jowo (arjo).

Baca Juga: Satpol PP Tutup Outlet 23 HWG di Kota Kediri, Tak Punya Izin Jual Minuman Keras

Data yang didapat jatimnow.com, Polsek Sine yang pertama kali merazia arjo. Saat itu, pelaku Tri Yulianto (23) menunggu pembeli di Jalan Raya Sine, Desa/Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi.

"Langsung kami ringkus. Karena memang saat itu pelaku membawa arjo sebanyak satu botol air mineral isi arjo 1.500 liter," kata Kasubag Humas Polres Ngawi, AKP Eko Setyomartono, Minggu (15/4/2018).

Pun saat menyusuri di Desa Tulakan, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, juga meringkus Suyatno (50) yang juga menjadi pengecer kelas teri. Di rumahnya ada dua botol air mineral isi 1.500 ml arjo.

Polsek Kedunggalar juga meringkus penjual arjo yang berkedok berjualan kopi di Dusun Uring-uringan, Desa/Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi. Pemilik warung sekaligus penjual Arjo, Wagiyem ikut dibawa ke Mapolsek Kedunggalar.

"Warung hanya kedok. Karena yang dijual sebenarnya miras. Cukup banyak barang bukti yang kami bawa," urai AKP Eko.

Sebanyak dua jerigen berukuran 15 liter yang berisi arak jowo, diamankan di Mapolsek Kedunggalar.

Selain itu, bergeser ke Polsek Padas, juga meringkus penjual Arjo, Rusdi Saputro (24).

Baca Juga: Polres Ngawi Amankan Tersangka Curas Kabel Sibel yang Beraksi di 53 TKP

"Ini juga sama, dengan Polsek Sine. Pelaku mau jual beli di pinggir jalan. Membawa 2 botol air mineral isi 1.500 ml. Langsung diproses," urainya.

Tidak mau kalah, Polsek Ngrambe, juga meringkus penjual Arjo di pinggir jalan, Sigit Prasetyo (32) di Jalan raya ngrambe - widodaren masuk Dusun Sanggrahan Desa/Kecamatan  Ngrambe,  Kabupaten Ngawi.

Saat itu pelaku membawa 1 botol minuman berisi minuman keras jenis arak jowo. Botol itu berisi 0.5 liter miras.

Tersangka lain, Parno (50) warga Desa Kedungjajang, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi yang harus berurusan dengan polisi karena membawa arjo.

Baca Juga: Anggota TNI dan 3 Orang Tewas Usai Pesta Miras di Jember, Lainnya Masih Dirawat

"Saat itu lagi ada patroli di jembatan panjang masuk Dusun kedungombo, Desa Kedungharjo, Kecamayan Mantingan. Polisi menjumpai seseorang yang mengendarai sepeda motor honda beat warna merah mutih Nopol  AD 6889 adf yang di stangnya tergantung botol terbungkus kresek warna hitam," urainya.

Setelah dicek, lanjut ia,  tas kresek berisi miras jenis Arak jowo yang dikemas di dalam botol bekas air mineral berukuran 1,5 liter.

Pelaku mengaku bahwa miras tersebut dibeli dari daerah Banaran. Selanjutnya pelaku berikut Barang Bukti di bawa / diamankan di Polsek Mantingan guna penyidikan lebih lanjut.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.