Jumat, 19 Jun 2026 17:33 WIB

Korban Keracunan Makanan di Ponorogo Bertambah Jadi 37 Orang

Salah satu warga yang mengalami keracunan di Ponorogo
Salah satu warga yang mengalami keracunan di Ponorogo

jatimnow.com - Korban keracunan makanan hajatan di Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo bertambah menjadi 37 orang. Dari jumlah tersebut, 16 di antaranya menjalani rawat inap.

Kepala Puskesmas Jenangan drg Titik Suprihatin mengatakan, ada 36 orang sudah mendapat perawatan di puskesmas, 16 di antaranya harus menjalani rawat inap.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Ia menyebut, rata-rata korban mengeluh sakit kepala, mual, muntah sampai mencret. Mereka yang parah karena dehidrasi sehingga harus di rawat inap.

Sementara, dokter Puskesmas Setono dr Lucky Hanifah menambahkan, sampai saat ini ada 8 yang telah datang di puskesmasnya. Untuk empat orang sudah masuk tadi malam, sementara saat ini ada 4 orang.

Baca juga:  

"Ya setelah makan mereka lalu terus ke belakang. Sampai akhirnya tidak kuat dan ke Puskesmas Setono," jelas dr Hanifah, Sabtu (22/6/2019).

Baca Juga: Keracunan Massal MBG di Surabaya, BGN dan Dinkes Temukan Pelanggaran SOP

dr Hanifah mengaku, para pasien yang ditanganinya mengaku pusing dan mulas setelah makan gulai ayam dan kering tempe.

"Katanya sih nggak basi. Jadi kemungkinan memang dari bumbunya. Cuma nanti pembuktian tetap hasil laboratorium," tambahnya.

Sebelumnya, Kapolsek Jenangan AKP Haryo Kusbiantoro menyatakan bahwa sudah mengambil sampel makanan dan minuman hajatan yang disantap para korban. Sebab makanan dan minuman hajatan itulah yang diduga menjadi penyebab para korban keracunan.

Baca Juga: Satu Menu Janggal Penyebab 200 Siswa di Surabaya Keracunan MBG

Hajatan itu digelar Kamis (20/6/2019), tapi warga mengalami keracunan pada Jumat (21/6/2019) malam.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.