Rabu, 17 Jun 2026 01:39 WIB

Hari Terakhir PPDB 2019 di Tulungagung, SMPN ini Kekurangan Siswa

Siswa mendaftar di SMPN 5 Tulungagung
Siswa mendaftar di SMPN 5 Tulungagung

jatimnow.com - Sejumlah sekolah SMP di Tulungagung mengaku masih kekurangan siswa dalam hari terakhir Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Jumlah pagu (daya tampung sekolah) yang sudah ditetepkan oleh Dinas Pendidikan setempat belum terpenuhi semua. Sekolah yang berada di kawasan pinggir kota terpantau banyak kekurangan siswa.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Seperti yang terjadi di SMPN 5 Tulungagung. Dari jumlah pagu yang ditetapkan sebanyak 320 siswa, baru 248 yang sudah diisi.

Ketua panitia PPDB SMPN 5 Tulungagung Maryono mengatakan jumlah siswa yang sudah terdaftar ada 121 calon diantaranya mendaftar langsung ke sekolah, sedangkan sisanya merupakan limpahan dari sekolah lain yang berada satu zona.

"Mereka tidak diterima di sekolah tersebut karena jaraknya terlalu jauh sehingga otomatis terdaftar di SMPN 5 Tulungagung," ujarnya, Jumat (21/6/2019).

Kekurangan jumlah siswa ini bukan merupakan kali pertama di sekolah ini. Dalam PPDB tahun lalu pagu yang sudah ditetapkan juga tidak terisi penuh.

Akibatnya tiga kelas untuk siswa kelas VII kosong. Selain tidak termasuk sekolah favorit, SMP ini juga berada di daerah pinggiran sehingga lulusan SD banyak yang memilih untuk mendaftar di sekolah lain.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Jumlah yang masuk saat ini lebih banyak dari tahun kemarin, kami optimis bisa mendapatkan kekurangan siswa di sisa waktu," imbuhnya.

Untuk mengisi kekurangan pagu, pihak sekolah akan berkonsultasi dengan Dinas Pendidikan setempat. Mereka akan meminta izin untuk terus membuka pendaftaran PPDB, hingga jumlah pagu terpenuhi. Rencananya pihak sekolah akan membuka pendaftaran hingga 24 Juni mendatang.

"Jika sampai tanggal itu siswa belum terpenuhi terpaksa ada beberapa kelas yang akan kembali kosong," pungkasnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.