Selasa, 16 Jun 2026 06:12 WIB

Keluarga Andri yang Mayatnya Penuh Luka Minta Pelaku Dihukum Mati

Orang tua korban meminta pelaku untuk dihukum mati
Orang tua korban meminta pelaku untuk dihukum mati

jatimnow.com - Orang tua dari Andri Kuntoro (19) meminta polisi untuk menghukum setimpal atas kematian anaknya.

Kedua orang tua Andri yaitu Mariyati (40), dan Misnadin (61) yang tinggal di Dusun Krajan RT 3 RW 3, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi berharap agar pelaku dijerat dengan hukuman mati.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Saya ikhlas atas kematian anak saya. Tapi kami tidak ikhlas kepada pelaku yang tega membunuh anak saya sampai seperti itu. Nyowo yo dibayar nyowo (Nyawa ya dibayar nyawa)," kata Maryati, Jumat (21/6/2019).

Baca juga:  

Senada dengan istrinya, Misnadin (61) juga berharap agar pelaku diberi hukuman mati. Sebab, kata dia, pelaku telah berbuat kejam terhadap Andri.

Misnadin mengaku, dirinya tidak mengetahui kesalahan anaknya karena pelaku berbuat kejam dengan banyaknya luka pada jasad anaknya itu.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"Saya gak rela dan gak tega anak saya jadi seperti itu. Saya tidak ikhlas kepada pembunuh Andri. Kok mayat anak saya disamakan seperti ayam," ujarnya seraya menitikkan air mata.

Andri Kuntoro ditemukan di persawahan Dusun Watugowok, Desa Sragi, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (20/6) dalam kondisi penuh luka.

Warga setempat menemukan mayat Andri dalam posisi telungkup sekitar pukul 06.00 Wib. Peristiwa itu kemudian diterima aparat Polsek Songgon sekitar pukul 08.45 Wib dan langsung mengamankan lokasi penemuan.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Polisi kemudian membawa jasad korban untuk diotopsi. Dari keterangan Dokter Forensik RSUD Blambangan Banyuwangi, korban diduga mendapat pukulan benda tumpul sebelum tewas.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.