Minggu, 14 Jun 2026 16:14 WIB

Sidang Gus Nur Ditunda, Massa Banser-FPI Bentrok di Luar PN Surabaya

Massa Banser meninggalkan PN Surabaya sehabis bentrok dengan FPI
Massa Banser meninggalkan PN Surabaya sehabis bentrok dengan FPI

jatimnow.com - Bentrokan kecil kembali terjadi antara massa Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama (NU) dengan massa Front Pembela Islam (FPI) selesai persidangan dengan terdakwa Sugi Nur Raharja alias Gus Nur ditunda, Kamis (20/6/2019).

Bentrokan terjadi di sebelah area gedung Pengadilan Negeri (PN) Surabaya di Jalan Ajasmoro. Kedua massa sempat adu debat sebelum saling serang.

Baca Juga: Dukungan Mengalir, 69 Tokoh Ajukan Jaminan untuk Komar di PN Surabaya

Abdul Rohim (46), salah satu saksi mata yang melihat kejadian tersebut mengungkapkan jika awal mula terjadinya bentrok antar dua massa terjadi saat 8 orang dari Banser dan 3 orang massa dari FPI terlibat perdebatan.

Baca juga: Sidang Ditunda karena Saksi Tak Hadir, Gus Nur Kecewa

"Awalnya Banser itu tanya sama tiga orang FPI. Mereka bilang ngapain ke sini belain Gus Nur. Gus Nur itu sudah rusak, begitu kata Banser sama orang FPI," kata Abdul.

Ketiga orang dari FPI mendengar perkataan dari tersebut tidak terima dan kemudian menyerang atau memukul salah satu anggota Banser lebih dulu. Massa Banser yang lain akhirnya ikut tersulut kericuhan itu.

Baca Juga: Gelar Perkara PT Harum Resource Dinilai Abaikan Bukti Pelapor

"Saya lihat FPI yang duluan. Terus saling pukul saya lihatnya," ujarnya.

Aksi saling dorong dan pukul pun terjadi. Namun, beberapa saat kemudian aparat kepolisian yang sedang berjaga datang dan melerai kedua kelompok tersebut. Beberapa menit akhirnya polisi berhasil membubarkan keduanya dan bentrokan tidak sampai melebar.

"Polisi langsung datang, Banser dan FPI cepat disuruh bubar," kata Abdul.

Baca Juga: Jamin Kenyamanan Ibadah, 400 Posko Ramadan Ansor Jatim Resmi Beroperasi

Sekitar pukul 12.30 Wib, massa Banser dan FPI akhirnya membubarkan diri dan meninggalkan PN Surabaya. Polisi sendiri masih menolak memberikan keterangan terkait kejadian itu.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.