Jumat, 19 Jun 2026 20:44 WIB

Polisi Periksa 2 Saksi Tambahan Kasus SPBU 'Nakal' di Ponorogo

SPBU yang diduga mengoplos pertamax di Ponorogo
SPBU yang diduga mengoplos pertamax di Ponorogo

jatimnow.com - Polisi memanggil dua saksi tambahan pada kasus SPBU 'Nakal' pengoplos pertamax di Ponorogo. Dua saksi tersebut karyawan SPBU.

"Ada 2 saksi tambahan yang kami panggil. Kedua saksi berinisial A dan R," kata Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Maryoko, Rabu (19/6/2019).

Baca Juga: Harga Pertamax Naik, Aktivitas SPBU di Probolinggo Normal

Ia menyebutkan, dua saksi berinisial A dan R merupakan karyawan juga. Keduanya dimintai keterangan di ruang penyidik Satrekrim Polres Ponorogo.

Dari keterangan keduanya, polisi tidak mengendus adanya keterlibatan para karyawan. Hal itu semakin menguatkan bahwa aksi kedua tersangka yaitu A dan D terlihat rapi.

"Seluruh karyawan selama ini tidak mengetahui aksi keduanya. Mengingat kedua tersangka melakukan aksinya pukul 01.00 Wib dinihari. Sementara SPBU tutup pukul 21.00," tegas Maryoko.

Baca Juga: Harga Pertamax Naik Tajam, Ojol hingga Mahasiswa di Kediri Kecewa

Berdasar keterangan saksi, sebenarnya ada closed circuit television (CCTV) yang ada di SPBU. Namun, entah mengapa tidak ada rekaman CCTV.

"Kemungkinan CCTV dimatikan oleh kedua tersangka. Seluruh lampu dimatikan agar aksi tidak dicurigai warga setempat. Memang sudah terencana dengan baik dan rapi," ungkapnya.

Terkait adanya keterlibatan orang dalam (oknum Pertamina), polisi mengaku belum dapat memberikan kepastian. Polisi tengah menyelidiki dugaan keterlibatan oknum lain.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Untuk oknum dalam pertamina masih belum ada. Kalaupun nanti ada petunjuk terkait dengan tersangka yang lain akan kita tindak lanjuti," jelasnya.

SPBU yang berada di Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo tersebut digerebek polisi lantaran mengoplos BBM jenis pertamax. Dua tersangka berinisial A dan D telah ditetapkan sebagai tersangka.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.