Minggu, 14 Jun 2026 20:39 WIB

Sempat Ditutup Akibat Longsor, Akses Malang-Lumajang Kembali Dibuka

Jalan Raya Malang-Lumajang kembali dibuka setelah tertutup material longsor
Jalan Raya Malang-Lumajang kembali dibuka setelah tertutup material longsor

jatimnow.com - Jalan Raya Malang-Lumajang kembali dibuka dan bisa dilalui kendaraan setelah material longsoran di Piket Nol KM 55, Desa Wareng, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang selesai dievakuasi, Sabtu (15/6/2019).

Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang Wawan Hadi menjelaskan bahwa evakuasi sudah selasai setelah tim gabungan dari BPBD, Tim SAR serta relawan bekerja nonstop hingga malam hari.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

"Jalur sudah bisa dilewati normal, evakuasi material semalam sudah bisa dilakukan. Tapi pembersihan sisa-sisa material masih dilakukan," ungkap Wawan Hadi saat dihubungi jatimnow.com.

Baca juga:  

Sisa material yang masih terus dibersihkan yaitu berupa tanah dan ranting pepohonan yang bisa membuat laju kendaraan sedikit terhambat.

"Jalur licin dan masih terdapat sisa material dan ranting pepohonan di jalanan. Jadi pengendara juga harus hati-hati saat melintas," terangnya.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Wawan mengimbau saat hujan turun, pengendara yang melintas harus berhati-hati, terutama di titik longsor terjadi.

"Tetap hati-hati dan waspadai KM 53-59 yang rawan akan longsor, terutama saat hujan deras lebih dari dua jam," jelasnya.

Untuk mengevakuasi dan membersihkan material longsoran itu, petugas BPBD Lumajang menerjunkan dua alat berat dibantu satu alat berat milik Dinas PU Kabupaten Malang.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

Longsor itu terjadi pada Jumat siang sekitar pukul 13.30 Wib. Material longsoran menerjang ruas jalan sehingga memutus sisi selatan Gunung Semeru. Tebing setinggi lebih dari 15 meter dengan panjang 30 meter longsor dengan material bebatuan besar, tanah dan pepohonan.

Longsor terjadi diduga akibat hujan deras sejak pagi di wilayah tersebut sehingga membuat jalur ini sempat ditutup total hingga sistem buka tutup untuk semua kendaraan yang melintas.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.