Kamis, 18 Jun 2026 01:35 WIB

Alat Berat Dikerahkan Bersihkan Material Longsor di Piket Nol Lumajang

Longsor di Piket Nol membuat arus lalu lintas Lumajang-Malang tersendat
Longsor di Piket Nol membuat arus lalu lintas Lumajang-Malang tersendat

jatimnow.com - Petugas gabungan dari BPBD, SAR dan relawan terus melakukan pembersihan material longsor di Piket Nol Jalan Raya Malang-Lumajang KM 55, Desa Wareng, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Evakuasi meterial itu bahkan dilakukan tim gabungan selama 6 jam nonstop hingga Jumat (15/6/2019) malam.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Wawan Hadi menyebut bila Jalan Raya Malang-Lumajang sempat ditutup kembali Jumat sore setelah sebelumnya diterapkan sistem buka tutup.

Baca juga:  Tebing Longsor, Jalan Raya Malang-Lumajang Terputus

Untuk membersihkan material longsoran, BPDB mengerahkan dua unit alat berat berupa ekskavator dan backhoe. Pihaknya juga berkordinasi dengan BPBD Kabupaten Malang untuk pembersihan sisi barat.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Alat berat membersihkan material longsorAlat berat membersihkan material longsor

"Malam harinya, ditambah satu unit backhoe dari PU Lumajang," ungkap Wawan, Sabtu (15/6/2019).

Wawan mengaku kendala cuaca yang tidak bersahabat membuat evakuasi material longsoran yang terdiri dari batu besar, tanah dan pepohonan berlangsung lambat.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

"Biasa faktor cuaca hujan ini yang agak menghambat evakuasi," tuturnya.

Longsor itu terjadi pada Jumat siang sekitar pukul 13.30 Wib. Material longsoran menerjang ruas jalan sehingga memutus sisi selatan Gunung Semeru. Tebing setinggi lebih dari 15 meter dengan panjang 30 meter longsor dengan material bebatuan besar, tanah dan pepohonan. Longsor terjadi diduga akibat hujan deras sejak pagi di wilayah tersebut.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.