Sabtu, 20 Jun 2026 20:23 WIB

Pendaftaran Ditolak, Orangtua Calon Siswa di Mojokerto Geruduk Sekolah

Pertemuan orangtua siswa dan pihak sekolah
Pertemuan orangtua siswa dan pihak sekolah

jatimnow.com - Puluhan orangtua calon siswa baru mendatangi SMKN 1 Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jumat (14/6/2019). Mereka mempertanyakan penolakan pendaftaran melalui jalur warga tidak mampu pada Penerimaan Peserta Dididk Baru 2019.

Kepala Desa Kepuhanyar, Septina Surya mengatakan, sekitar 50 anak ditolak mendaftar karena tidak memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan tidak bisa menggunakan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) di SMKN 1 Mojoanyar.

Baca Juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat

"Pendaftaran di hari pertama harus ada Kartu Indonesia Pintar sedangkan warg sekitar tidak punya kartu KIP. Di hari kedua, pendaftaran memakai SKTM diperbolehkan tapi menurut sekolah pendaftaran melalui jalur SKTM sudah ditutup," jelasnya.

Masih kata kata Surya, warganya merasa kecewa tidak bisa mendaftar di SMKN 1 Mojoanyar karena minimnya sosialisasi terkait PPDB 2019 yang carut marut.

"Harapannya, sistem dibenahi agar warga tidak mampu bisa mengetahui bagaimana mekanisme PPDB yang benar dan setidaknya ada sosialisasi," imbuhnya.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Mojoanyar, Akhmad Muklason membantah bahwa sekolah tidak mau menerima calon siswa dari jalur tidak mampu karena berdasarkan surat edaran Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

"Berkaitan jalur siswa tidak mampu, kami memang di hari pertama mengacu ke juknis bahwa syaratnya harus memiliki KIP, tapi ada edaran dari cabang Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur bahwa siswa yang tidak memiliki KIP boleh menggunakan SKTM," papar Akhmad.

Baca Juga: Mahasiswa ITS Ciptakan Kakarobot, Robot Edukasi Tanpa Gawai untuk Anak 3T

Terkait warga sekitar yang ingin mendaftarkan anaknya di SMKN 1 Mojoanyar melalui jalur tidak mampu, Akhmad Muklason masih menunggu petunjuk dari Dinas Pendidikan Propinsi.

"Kami masih menunggu petunjuk dari provinsi. Karena aplikasinya dikendalikan oleh provinsi. Seandainya aplikasi mengijinkan, kami mengikuti saja untuk aspirasi dari warga tadi. Karena ketentuan jalur warga miskin diberi waktu tiga hari, sedangkan surat edaran baru hari ini kami terima," jelasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.