Senin, 22 Jun 2026 04:07 WIB

Misteri Identitas Tengkorak Manusia Gosong di Mojokerto Belum Terkuak

Tim Inafis dan Satreskrim Polres Mojokerto melakukan identifikasi di lokasi penemuan tengkorak manusia gosong
Tim Inafis dan Satreskrim Polres Mojokerto melakukan identifikasi di lokasi penemuan tengkorak manusia gosong

jatimnow.com - Identitas tengkorak manusia yang gosong akibat terbakar di Mojokerto, hingga Senin (10/6/2019) belum terungkap, meski ada dugaan nama korban. Sebab, polisi masih menunggu hasil tes DNA yang dilakukan di Jakarta.

Meski begitu, Satreskrim Polres Mojokerto sudah berhasil mengidentifikasi tiga orang yang diduga pelaku. Uji alibi ketiga pelaku juga sudah dilakukan dan diduga kuat ketiganya berbagi peran dalam melakukan pembunuhan kemudian pembakaran terhadap korban.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Baca juga: 

"Diduga kuat korban dibunuh dulu sebelum dibakar," ungkap Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP M Solikhin Fery, Senin (10/6/2019).

Fery menyebut, korban diduga kuat berinisial SR, warga Buduran, Sidoarjo. Namun kepastian identitas korban itu, masih menunggu hasil DNA.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Yang menguatkan bahwa korban adalah yang bersangkutan (SR), adalah timeline hilangnya korban. Tapi sekali lagi, kami belum bisa mengambil kesimpulan sebelum hasil tes DNA dari Dokpol Jakarta keluar," jelas Alumnus AKPOL tahun 2007 ini.

Baca juga:  

Namun, mantan Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya ini menyebut bisa pembakaran yang dilakukan para pelaku terhadap jasad korban setelah dibunuh, dilakukan berulang-ulang.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Diketahui, tengkorak korban ditemukan di Desa Kesemen, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto oleh Mukadi saat hendak mencari rumput pada Minggu (2/6/2019).

Dari sederat penyelidikan, Satreskrim Polres Mojokerto menyebut telah menangkap pelaku pembunuhan sekaligus pembakaran tersebut pada Selasa (4/6/2019) lalu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.