Selasa, 16 Jun 2026 17:10 WIB

Bolos Hari Pertama Kerja, Ini Sanksi Bagi ASN di Pemkab Tulungagung

Plt Bupati Tulungagung Maryoto Birowo saat halal bihalal di kantor pemkab
Plt Bupati Tulungagung Maryoto Birowo saat halal bihalal di kantor pemkab

jatimnow.com - Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Tulungagung telat mengikuti pelaksanaan apel hari pertama kerja setelah libur panjang Lebaran 2019. Mereka bergerombol di sebelah pintu masuk kantor pemkab menunggu pelaksanaan apel selesai.

Setelah apel selesai, mereka kemudian masuk ke halaman pemkab bergabung dengan rekan-rekannya untuk mengikuti halal bihalal. Plt Bupati Tulungagug, Maryoto Birowo menyatakan, para ASN yang telat mengikuti pelaksanaan apel ini tidak akan diberikan sanksi.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Apel ini memang saya mulai tepat waktu sesuai undangan sehingga banyak yang telat, tapi itu tidak menjadi masalah karena mereka ada upaya untuk ikut apel," ungkap Maryoto, Senin (10/6/2019).

Namun, pemkab akan memberikan sanksi kepada ASN yang tidak masuk kerja alias bolos di hari pertama kerja ini. Sanksi tersebut berupa pemotongan uang Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang besarannya tergantung golongan dan jabatan. Para ASN yang ketahuan membolos juga akan diberi sanksi pembinaan yang dilakukan Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Untuk sanksi sudah pasti kita berikan kepada ASN yang membolos," tegasnya.

Maryoto berharap para ASN bisa segera beraktivitas pada hari pertama masuk kerja ini. Mereka diimbau untuk segera memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Jangan sampai masyarakat tidak mendapatkan pelayanan yang baik setelah libur panjang lebaran," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.